Stik talas kuning
Ada 2 Variant
1 stik talas kuning
2 stik talas putih
Kalian suka yang mana? #stiktalas #kuninglangsat
Aku pribadi lagi suka banget bikin stik talas renyah di rumah, soalnya bisa atur sendiri rasa dan tingkat krenyesnya. Di rumah aku pakai dua jenis talas: talas kuning dan talas putih. Keduanya bisa dipakai, cuma tekstur dan warnanya nanti agak beda di hasil akhir. Pertama, soal "stik talas terbuat dari apa". Bahan dasarnya simpel banget: talas segar, tepung (biasanya pakai tepung terigu, kadang dicampur sedikit tepung maizena biar makin renyah), garam, bawang putih halus, dan sedikit penyedap kalau suka. Ada juga yang tambahin telur supaya adonan lebih menyatu, tapi ini opsional. Bagian paling penting menurutku itu cara mengolah talasnya. Talas kan kadang bikin gatal, jadi biasanya aku kupas dulu sampai bersih, lalu cuci beberapa kali sampai airnya jernih. Setelah itu, talas aku rendam dengan air garam sekitar 15–20 menit. Kadang aku tambahin sedikit perasan jeruk nipis atau cuka supaya getahnya lebih berkurang. Baru setelah itu talas siap diolah. Untuk cara membuat stik talas renyah, aku biasanya kukus dulu talas yang sudah dipotong kecil-kecil sampai empuk, lalu haluskan selagi hangat. Setelah halus, baru dicampur dengan tepung, bawang putih halus, garam, dan bumbu lain sesuai selera. Adonannya jangan terlalu lembek dan jangan terlalu keras, yang penting bisa dipulung dan nggak lengket di tangan. Setelah adonan jadi, aku bentuk memanjang seperti stik. Bisa digiling tipis pakai rolling pin lalu dipotong-potong memanjang, atau digulung pakai tangan. Semakin tipis bentuknya, biasanya hasil gorengannya makin renyah. Kalau sudah dibentuk, aku diamkan dulu beberapa menit supaya adonan agak set, baru kemudian digoreng. Saat menggoreng stik talas, minyak harus benar-benar panas dulu, tapi setelah masukin stik, api aku kecilkan supaya matang merata dan nggak cepat gosong. Goreng sampai warnanya keemasan. Untuk stik talas kuning, hasilnya biasanya lebih cantik berwarna kuning keemasan, sementara talas putih sedikit lebih pucat tapi tetap renyah. Setelah diangkat, langsung tiriskan di atas tisu dapur supaya minyak berlebih terserap. Untuk rasa, aku paling suka yang gurih bawang. Kadang setelah matang, stik talas aku taburi bumbu bubuk seperti rasa balado, jagung manis, atau barbeque biar berasa kayak snack kemasan. Enak banget buat teman nonton atau ngopi/teh sore. Kalau mau dijadikan ide jualan, tinggal masukin ke plastik klip atau toples, kasih label simple, dan jangan lupa tulis varian: stik talas kuning dan stik talas putih. Menurut pengalamanku, stik talas ini awet renyah kalau digoreng sampai benar-benar kering dan disimpan di wadah kedap udara. Jadi sekali bikin, aku suka sekalian banyak supaya bisa jadi stok cemilan di rumah. Kalian lebih suka stik talas kuning atau stik talas putih? Aku sih jujur suka dua-duanya, tinggal mainin bumbunya aja biar nggak bosan.































