Anak Tumbuh Dengan Orangtua Pemarah, Gini Jadinya🚨
Hi best🍋 back with me Apii🔥
APA BENAR MARAH BISA BIKIN ANAK DISIPLIN? Jawabannya: TIDAK! Justru Dampaknya Serius Banget Lho bestt!
Sering ngerasa jadi Super Mom tapi ujung-ujungnya kelelahan dan gampang marah? Aku relate banget!
Tapi coba deh lihat 5 poin di konten ini. Ini bukan cuma teori, ini adalah kondisi yang nyata dialami anak-anak yang tumbuh dengan teriakan. Mereka jadi penakut, gampang cemas, dan bahkan bisa-bisa ikut gampang marah karena menganggap itu normal.
Anak itu belajar bukan dari apa yang kita katakan, tapi dari apa yang kita lakukan. Yuk, sama-sama belajar jadi safe place buat si kecil.
Mulai sekarang, kita belajar buat pause sejenak sebelum meledak. Tarik napas, hitung sampai 10, atau pergi ke kamar mandi sebentar. Ingat, Parents, kita adalah cerminan bagi anak-anak kita🤗
Coba comment di bawah best, satu cara yang paling ampuh buat kamu menahan emosi saat menghadapi tantrum anak. Biar kita saling belajar🥰
... Baca selengkapnyaBerdasarkan pengalaman saya dan banyak orangtua lain, berhenti marah-marah itu tidak mudah, terutama saat menghadapi tantrum anak. Namun, jika ingin membangun harga diri anak yang sehat, penting sekali untuk memahami tanda-tanda anak yang tumbuh di lingkungan penuh kemarahan. Anak-anak bisa menjadi penakut, gampang cemas, dan sulit mengelola emosinya karena meniru sikap orangtua yang temperamental.
Selain itu, saya melihat bagaimana anak yang sering dimarahi merasa tidak berharga sehingga harga dirinya rendah. Mereka bahkan sampai terbiasa menyembunyikan masalah atau berbohong takut dimarahi lebih lanjut. Ini menyebabkan jarak emosional antara anak dan orangtua, hubungan yang semestinya penuh kasih jadi renggang.
Cara saya untuk mengatasi emosi itu adalah dengan menarik napas dalam-dalam, menghitung sampai 10, atau keluar sebentar dari situasi yang memicu kemarahan. Ini tidak mudah, tapi dengan kesabaran dan latihan, kita bisa menjadi tempat aman bagi anak. Memahami bahwa kata-kata dan sikap kita menjadi cermin bagi mereka sangat membantu saya mengurangi ledakan amarah.
Membagikan pengalaman ini juga membuka dialog dengan para orangtua lain yang punya cerita sama. Kita bisa saling belajar dan support supaya anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang penuh percaya diri dan nyaman secara emosional. Semoga pengalaman dan tips ini berguna bagi kamu yang sedang berusaha jadi orangtua terbaik untuk buah hati.
kepengennya jadi seperti ibunya nusa dan rara yg sabar dan lemah lembut pada anak,TPI terkadang tekanan dri lingkungan sekitar dan orang terdekat yg menuntut kita harus jadi wanita yg serba bisa membuat kita menjadi ibu yg mudah emosi pada anak🥺🥺🥺
kalau ortu & tetangga ikut2an sok kasih saran. bikin aku stress & akhirnya kelepasan marah ke anak. anakku 3, umur 4 tahun, 2 tahun, & 5 bulan. mereka lagi aktif banget. tapi disuruh rumah selalu rapi, subuh semua anak harus cantik & rapi, suruh momong sendiri jangan dititipin, dll. kalau gak gitu, pasti anakku dibandingkan. anak si A kewarung udah dandan? jam segini rumah kok berantakan? sementara aku ibu 25 tahun yang masih labil. pernah juga mikir mau bundir. mau ke psikolog pun dilarang. kalau mau curhat ke siapa? suami & ortu sering nyalahin aku masalah inilah itulah 🥺
kepengennya jadi seperti ibunya nusa dan rara yg sabar dan lemah lembut pada anak,TPI terkadang tekanan dri lingkungan sekitar dan orang terdekat yg menuntut kita harus jadi wanita yg serba bisa membuat kita menjadi ibu yg mudah emosi pada anak🥺🥺🥺