Cara IRT 20an Hidup Frugal Living✅

​Hi best🍋 back with me Apii🔥

Siapa bilang IRT 20-an gak bisa hidup tenang tanpa stress soal duit?

​Menjadi Ibu Rumah Tangga (IRT) di usia 20-an seringkali dihadapkan pada tantangan finansial karena baru memulai hidup berumah tangga. Frugal living atau gaya hidup hemat adalah kuncinya.

Ini bukan soal mengorbankan kebahagiaan, tapi mengalokasikan uang untuk hal yang benar-benar penting.

Hemat bukan berati pelit ya..

Nihh aku bocorin 9 Jurus Frugal Living yang aku pakai tiap hari. Dijamin dompet aman, tapi mood tetap senyaman sultan.

Kunci utama frugal living itu di poin "wajib bawa list belanja dan wajib meal prep".

Uang belanja mingguan auto hemat 30% kalau dua hal ini kamu kuasai. Ingat, hemat itu bukan berarti hidup susah, tapi hidup terencana dan bijaksana.

Kita berhak punya uang untuk tabungan masa depan dan me time yang berkualitas!

Jurus mana nih yang paling ampuh di rumah tanggamu best? yuk komen di bawah🤗

#AkuPernah #HidupHemat #SetujuGak #TipsLemon8 #misirahasial8

2025/12/11 Diedit ke

... Baca selengkapnyaJujur, dulu aku sempat kejebak pola pikir “harus kelihatan sukses”, padahal dompet ngos-ngosan. Di usia 20-an, apalagi sudah jadi IRT, godaan buat hidup di luar kemampuan itu gede banget. Lihat orang lain upgrade HP, liburan, beli emas tiap bulan, kadang bikin hati goyah. Pelan-pelan aku sadar, gaya hidup sesuai kemampuan itu bukan kalah keren, tapi justru cara paling waras biar gak jadi “gila harta”. Capek lho kalau setiap keputusan keuangan cuma buat kelihatan kaya di mata orang lain. Sekarang setiap mau beli sesuatu, aku selalu tanya ke diri sendiri: ini kebutuhan atau cuma pengen kelihatan punya? Salah satu titik balikku adalah waktu mulai pakai anggaran 50/30/20. Dari gaji suami dan pemasukan kecil-kecilan, 50% aku fokusin ke kebutuhan: sewa rumah, listrik, belanja dapur, popok kalau punya anak, dan transport. 30% baru ke keinginan simpel tapi bikin waras, kayak jajan kopi sesekali atau nonton film di rumah. Sisanya 20% wajib masuk tabungan, dana darurat, atau bayar utang. Uang 20% ini aku pura-pura anggap sudah “hilang”, jadi gak kepakai buat hal yang gak penting. Biar gak kebablasan, aku juga belajar tegas sama diri sendiri soal belanja. Misalnya, beli barang sesuai kebutuhan & kemampuan, bukan karena lagi tren. Untuk perhiasan, aku lebih pilih yang memang ada fungsinya (misal buat tabungan jangka panjang), bukan cuma biar bisa pamer di story. Sama halnya dengan HP, aku tahan diri buat gak sering gonta-ganti HP. Selama HP lama masih bisa dipakai kerja dan urus rumah tangga, ya dipakai aja. Supaya dompet tetap aman, aku lebih sering masak dari bahan mentah dan stop mengandalkan makanan instan setiap hari. Dari situ kerasa banget penghematannya. Aku juga biasain minum air putih dulu sebelum jajan di luar dan selalu bawa tumbler. Kedengarannya sepele, tapi kalau dihitung sebulan, lumayan banget hematnya. Buat yang masih suka ngerasa tertinggal karena teman-teman terlihat lebih “wah”, coba ubah sudut pandang. Hidup sesuai kemampuan itu bukan kekurangan, tapi bentuk sayang sama diri sendiri dan keluarga. Daripada jadi gila harta dan ujung-ujungnya stres dikejar cicilan, mending pelan tapi pasti: atur anggaran, manfaatkan promo dan poin member loyalty, pakai skincare multifungsi yang penting-penting saja (cleanser, moisturizer, sunscreen), dan jual barang yang sudah tidak terpakai buat nambah dana darurat. Kalau ada orang yang nyinyir atau menyindir gaya hidupmu yang sederhana, cukup senyum. Kadang sindiran buat orang gila harta justru bisa jadi pengingat halus buat kita semua: yang penting itu tenang, bukan pamer. Pada akhirnya, frugal living dan hidup sesuai kemampuan bikin kita jauh lebih happy karena gak hidup pakai uang yang belum kita punya.

Cari ·
frugal living tips

7 komentar

Gambar Mega || 📚Buku dan Benang🧶
Mega || 📚Buku dan Benang🧶

impulsif buying itu loh yg masih sulit 😭

Gambar Dewi Kusumawati
Dewi Kusumawati

hp eror aja udah mengganggu aktifitas masih aku pertahanin kak 😂ada yg lebih penting soalnya yg mau di beli

Lihat komentar lainnya