Kalau posting foto disosmed atau menerima pujian secara langsung, pengalaman pribadi ada customer toko ku tiba tiba muji Wajah ku cerah, glowing, mulus, tips nya apa, tapi dia tidak memakai kalimat “MasyaAllah di awal” aku juga gak jawab “Alhamdulillah, MasyaAllah” aku reflek senyum terus bilang aku pakai skincare ini itu.
Sore nya pulang kerja tiba2 wajahku merah, gatel, bangun tidur wajah langsung jerawatan se muka muka padahal awal nya baik baik aja, bahkan wajahku tidak ada jerawat satupun. Aku percaya kalau ini Ain🥹
Saran buat temen2 kalau mau memuji orang lain Tambahkan “MasyaAllah” atau “Barakallahu fiik”
Contoh nya :
“MasyaAllah, kulitmu glowing!”
“Barakallah, semoga makin sukses ya!
Terus kita yang dipuji jangan lupa Jawab dengan :
“MasyaAllah, doain yaa” atau “Alhamdulillah, makasih ya”
Karena Ain itu datang saat seseorang memandang kagum TANPA menyebut nama Allah, maka pandangan itu bisa membawa energi negatif (bukan magic ya, tapi real dari sisi spiritual Islam).
... Baca selengkapnyaAku awalnya juga bingung, ini jerawat biasa atau karena penyakit ain di wajah? Soalnya perubahan di muka itu bener-bener drastis. Pagi masih mulus, sore mulai merah, besoknya jerawat kecil-kecil langsung penuh satu muka. Sensasinya juga beda, rasanya panas, perih, gatel, dan munculnya sekaligus, bukan satu-satu seperti jerawat hormon.
Dari pengalamanku dan cerita temen-temen, beberapa ciri jerawat ain di muka yang sering diceritain:
1. Datangnya tiba-tiba, padahal sebelumnya kulit lagi bagus-bagusnya.
2. Muncul banyak dalam waktu singkat, kadang semuka atau di area yang paling sering dipuji (misal pipi karena dibilang glowing).
3. Kulit terasa panas, cenut-cenut, dan kemerahan parah seperti alergi.
4. Kadang muncul setelah momen tertentu: habis dipuji berlebihan, habis upload foto before after glowing, atau lagi sering disorot orang.
Tapi tetap ya, ini sudut pandang spiritual. Dari sisi medis, jerawat tetap bisa disebabkan hormon, skincare nggak cocok, pola makan, atau stress. Jadi kalau wajah kena ain menurut kita, jangan lupa juga ikhtiar lahiriah: cek ke dokter kulit, perbaiki skincare, dan jaga pola hidup.
Kalau teman-teman ngerasa ciri-ciri muka kena ain kayak yang aku alami, bisa coba beberapa ikhtiar ini:
- Perbanyak bacaan doa perlindungan, seperti Al-Falaq, An-Naas, Ayat Kursi, dan 3 Qul sebelum tidur.
- Rutin wudhu, jaga sholat, dan biasakan baca dzikir pagi-sore.
- Kurangi upload close up muka yang terlalu detail, terutama kalau lagi glowing banget. Kalau pun posting, batasi audience atau blur sedikit.
- Kalau dapat pujian tentang wajah, kulit, atau penampilan, biasakan jawab dengan “Alhamdulillah”, “MasyaAllah”, atau “MasyaAllah doain ya”. Ini juga sebagai pengingat diri biar nggak ujub.
Untuk contoh muka kena ain, biasanya orang share foto sebelum dan sesudah: before wajah bersih, after muncul jerawat merah dan bruntusan parah. Di fotoku juga keliatan banget bedanya: bagian atas kulit bersih, bagian bawah penuh jerawat merah. Tapi ingat, tujuan lihat contoh penyakit ain di wajah itu bukan buat menakut-nakuti, tapi buat belajar dan lebih hati-hati.
Intinya, jangan panik. Kalau ngerasa ini jerawat ain, gabungkan dua hal: ikhtiar batin (doa, dzikir, ruqyah mandiri) dan ikhtiar lahir (perawatan kulit yang benar). Dan yang paling penting, jaga hati biar nggak iri sama pencapaian atau kecantikan orang lain, karena ain juga bisa datang dari rasa kagum bercampur iri. Semoga yang lagi berjuang dengan muka penyakit ain atau jerawat parah segera disembuhkan, lahir batin.
huhuuu hug kak🥹 aku juga pernah kaya gini, dipuji sama temen mamah ku sama gitu juga muji wajah terus nanya pake apa dan aku langsung jawab aja gitu. besoknya langsung muncul jerawat banyak, di situ aku kek merenung banget yaAllah, gara" kemaren kah gitu😭
Lihat komentar lainnya