... Baca selengkapnyaJujur, dulu aku tipe yang iya-iya aja. Mau sama orang tua, orang kaya, atau bos sekalipun, aku mikirnya: "udah lah, ngapain ribet, nurut aja biar aman". Tapi makin ke sini, aku sadar kalau selalu setuju juga nggak sehat. Kita juga punya hak buat nggak setuju atau menolak, cuma caranya yang harus pinter.
Misalnya sama orang tua. Iya, mereka orang paling berjasa dan harus kita hormati. Tapi bukan berarti semua keputusan mereka pasti cocok buat hidup kita sekarang. Aku mulai belajar pakai kalimat penolakan yang halus, kayak: "Aku ngerti maksud Mama, tapi boleh nggak kalau aku coba cara aku dulu?" atau "Kayaknya aku kurang nyaman, boleh nggak dipikirin bareng-bareng?". Jadi bukan melawan, tapi menyampaikan kalau kita nggak setuju tanpa ngegas.
Sama orang kaya atau orang yang dompetnya tebel, kadang kita otomatis merasa kecil dan akhirnya iya-in aja semua omongan mereka. Padahal nggak setuju itu sah-sah aja. Waktu aku ketemu orang yang suka semena-mena cuma karena dia yang bayarin, aku mulai belajar bilang: "Maaf, aku kurang sependapat", atau "Boleh nggak aku punya pandangan beda?". Nggak perlu teriak atau drama, cukup tegas dan tenang. Nolak bukan berarti nggak tahu diri, tapi tahu batas diri.
Nah, soal bos sendiri ini yang paling tricky. Mau nolak atau nggak setuju, tapi takut gaji dan posisi kerja keancam. Di sini aku belajar strategi: kalau nggak setuju sama perintah atau target yang nggak masuk akal, aku biasanya datang bukan cuma bawa penolakan, tapi juga alternatif. Misalnya: "Kalau dikerjain hari ini semua kayaknya nggak keburu, gimana kalau prioritasin A dulu, B aku selesain besok pagi?". Jadi tetep nurut, tapi dengan batas yang manusiawi.
Intinya, nggak setuju atau menolak itu bukan dosa. Yang penting caranya: sopan, jelas, dan tetap menghargai orang di depan kita. Kita boleh kok percaya bahwa di dunia ini ada orang tua, orang kaya, dan bos yang sulit dilawan, tapi bukan berarti suara kita nggak punya nilai.
Kalau kamu sendiri gimana? Termasuk tim setuju aja biar aman, atau udah mulai berani bilang nggak setuju tapi tetap santun? Kadang curhat soal realita di rumah, kantor, atau sama orang yang lebih berkuasa itu bikin lega banget, karena kita sadar ternyata banyak yang ngerasain hal sama.
setuju banget kak... kalau musuh sama orang kaya mending kita merendah serendah-rendahnya sekalian karena kita nggak bakal bisa mengungguli mereka juga😂
Setuju bgy kak😂 apalgi boss ya, nanti dipotong gaji kalau kita melawan ya harus terima2 aja pas diperintah 😂