... Baca selengkapnyaAkhir-akhir ini aku lagi coba konsisten baca beberapa doa pendek setiap pagi sebelum mulai aktivitas. Salah satu yang paling bikin nagih adalah doa: “Allahumma inni as aluka ilman naafi'an wa rizqon thoyyiban wa amalan mutaqobbalaa”. Rasanya sederhana, tapi maknanya dalam banget.
Tulisan Arabnya kurang lebih seperti ini:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Latin (transliterasi):
Allahumma inni as'aluka ilman naafi'an, wa rizqon thoyyiban, wa 'amalan mutaqobbalaa.
Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik (thoyyib), dan amalan yang Engkau terima.”
Di bagian “rizqon thoyyiban”, kata *thoyyib* ini sering banget dicari orang. Tulisan Arab thoyyib adalah طَيِّب. Maknanya bukan cuma “banyak”, tapi lebih ke rezeki yang baik, halal, berkah, dan menenangkan hati. Jadi rezeki sedikit tapi thoyyib itu tetap lebih penting daripada banyak tapi nggak berkah.
Aku biasanya baca doa ini setelah sholat Subuh, barengan sama doa-doa pagi lainnya. Kerasa banget bedanya ketika aku baca dengan khusyuk, kayak lebih dipandu untuk milih ilmu yang bermanfaat, kerja lebih niat, dan nggak asal ambil rezeki dari mana saja. Pelan-pelan juga jadi lebih hati-hati sama penghasilan dan apa yang aku konsumsi.
Kalau kamu masih suka bingung sama tulisan Arab, boleh mulai dari hafal latinnya dulu, baru pelan-pelan belajar baca huruf Arabnya. Bisa juga ditempel di meja kerja, di cermin, atau dijadikan wallpaper HP biar sering kebaca. Aku dulu gitu, tulis besar-besar “Allahumma inni as aluka ilman naafi'an wa rizqon thoyyiban wa amalan mutaqobbalaa” terus aku baca tiap kali lihat.
Selain itu, doa ini nyambung banget sama doa-doa lain yang kamu baca di pagi hari, misalnya doa minta kebaikan, doa agar urusan berakhir baik, dan doa berlindung dari rasa malas. Kalau dirutinin, kumpulan doa pagi kayak gini bisa jadi “bekal” sebelum kita ketemu macam-macam ujian seharian.
Buat yang lagi belajar salam juga, mungkin sering ketemu lafaz seperti “wa alaika wa alaihissalam” atau semisalnya. Intinya, biasakan membalas salam dan menjaga adab, terus iringi dengan doa-doa singkat seperti ini. Semoga Allah kasih kita ilman naafi’an, rizqon thoyyiban, wa ‘amalan mutaqobbalaa setiap hari. Aamiin.
Lihat komentar lainnya