𝘼𝙠𝙪 𝙋𝙚𝙧𝙣𝙖𝙝 𝙈𝙚𝙧𝙖𝙨𝙖 𝙂𝙖𝙜𝙖𝙡 𝙎𝙚𝙗𝙖𝙜𝙖𝙞 𝙄𝙗𝙪
𝙃𝙖𝙞𝙞 𝙇𝙚𝙢𝙤𝙣𝙖𝙙𝙚𝙨 🍋
Apakah kamu pernah merasa tidak cukup baik sebagai ibu? #AkuPernah dan ini kisahku...
Kalian tau gak??
Setiap kali aku lihat ibu lain menyusui, ada rasa sakit yang menusuk. Aku tahu, banyak yang akan menghakimiku. Tapi, izinkan aku jujur. Sejak anakku lahir, aku tidak pernah memberikannya ASI. Dan sampai sekarang, perasaan jadi 'ibu yang gagal dan buruk' itu masih menghantuiku.
Menyusui sering dianggap sebagai simbol kasih sayang sempurna, tapi apa yang terjadi jika kamu tidak bisa melakukannya?
Ini bukan cerita tentang pilihan, ini cerita tentang dimana aku tidak bisa memberikan ASIku karena kondisi kesehatannku.
Jadi dari saat hamil 7 bulan ASIku belum keluar/rembes, aku pikir karena mungkin belum waktunya. Saat menginjak usia kehamilan 32 minggu (8 bulan) ternyata aku lahiran normal tapi prematur karena kondisi kesehatan tubuhku yang lemah, berat bayiku saat itu hanya 2,1 kg dan harus masuk ke inkubator karena kondisi bayi yang belum menangis.
Aku dikabari suamiku kalo bayiku belum menangis, aku sedih.. belum lagi aku kepikiran karena ASIKu belum ada keluar sama sekali, sampai dipijat laktasi beberapa kali dan dibantu minum asupan vitamin untuk pelancar ASI, tapi belum keluar juga. Aku hampir pesimis dan putus asa, sedangkan bayiku harus segera di beri ASI karena mulai kuning.
Sampai akhirnya sekitar 3 jam menunggu akhirnya bayiku menangis, tapi ASIku masih bermasalah.
Aku pumping ASIku karena sudah bengkak, bisa keluar tapi hanya 10ml dan itupun warnanya kuning.
Setelah itu gada keluar lagi, biar dipumping atau mencoba mengasihi. Menurut dokter anakku, itu bisa terjadi karena pengaruh obat2an keras selama aku promil dan meningkatnya setres.
Sebagai ibu, aku jelas merasa gagal karena gak bisa memberikan ASI terbaik untuk anakku.
Jadi aku tidak mengASIhi anakku sama sekali, belum lagi cari susu formula yang cocok, karena berat badan anakku rendah, jadi harus cari susu yang khusus untuk BB anak rendah.
#PerasaanKu jelas sedih dan kecewa, apalagi tekanan kanan kiri yang tetap memaksa aku untuk minum jamu ini, obat ini, agar aku tetap bisa mengASIhi, aku coba lakukan, tapi hasilnya nihil.
ASI tidak keluar, tapi air mata terus mengalir. Bagaimana aku belajar menerima diri sebagai ibu ?? 😔
Menurut kalian gimana cara menghadapi perasaan yang gagal atau tekanan sebagai seorang ibu?
Apakah ASI adalah kunci utama menjadi ibu yang sempurna?















































Lihat komentar lainnya