Teh nisaa datang lagi, setelah hampir seminggu lebih off karena sekarang Alhamdulillah sibuk dengan kerjaan.
Mau cerita dikit yaa..
Saat kemarin aku pulang kerja, tiba² anakku nyamperin sampai ke depan rumah, salim dan bertanya :
"Mama bawa apa ? aku bilang " ini ayam goreng buat dara"
lanjut dia bertanya " Toko mama banyak yang beli ya? " Aku jawab, Alhamdulillah banyak.. 🥲🥰
(dia nyembunyikan tangan satunya)
Dia bilang, "ayo mah kita makan sama², tata punya hadiah untuk mama”
Apa itu jawabku..
Sekalinya dia gandeng tanganku kananku, terus dia ngasihkan sepucuk kertas yang udah dilipat dan dilem.. " ini surat buat mama dari tata"
Aku buka.. dia tulis nama mama dan papanya (meskipun kebalik).. akuterharu 🥲
Btw anakku tahun ini baru mau sekolah TK ya, dan dia lagi senang belajar nulis.. meskipun baru bisa tulis namanya aku senang, sekarang udah bisa tulis nama mama papanya..duhh nangis, capek dan lelah habis kerja jadi hilang seketika.
Maaf kalo agak lebay..
Kalian pernah gini juga gak? Terharu sama kelakuan anak kalian??
... Baca selengkapnyaMenjadi orang tua sering kali membawa kita pada momen-momen kecil yang begitu berarti, seperti pengalaman menonton anak kita mulai menulis nama sendiri dan memberikan surat cinta sederhana. Saya juga pernah merasakan hal serupa, di mana setelah seharian beraktivitas, kelelahan sedikit terangkat saat anak tiba-tiba menunjukkan sesuatu yang muncul dari hasil belajarnya di sekolah atau rumah.
Anak yang mulai sekolah TK memang sedang dalam tahap belajar motorik halus dan mengenal huruf. Surat cinta dari anak yang sederhana, dengan tulisan yang mungkin masih terbalik dan belum rapi, bisa menjadi sumber kebahagiaan dan semangat baru bagi orang tua. Surat seperti ini bukan hanya sekadar kertas dan tulisan, tapi sebuah wujud perhatian dan sayang yang tulus dari buah hati.
Kebiasaan anak menulis nama sendiri dan nama orang tua juga memiliki efek positif dalam perkembangan bahasa dan kognitif mereka. Selain memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak, ini juga memupuk rasa percaya diri dan keinginan belajar pada anak. Jadi, setiap coretan atau tulisan anak patut diapresiasi dan disyukuri.
Sebagai contoh, saya pernah menerima surat dari anak saya yang berisi nama saya dan ayahnya dengan ejaan yang belum sempurna, tapi itu menjadi kenangan berharga yang saya simpan. Momen membaca surat itu di tengah penatnya rutinitas kerja seperti suntikan energi dan motivasi untuk terus semangat demi keluarga.
Bagi para orang tua di luar sana, jangan ragu untuk memberikan waktu khusus bersama anak menulis, menggambar, atau membuat surat sederhana. Aktivitas ini dapat meningkatkan komunikasi dan saling pengertian dalam keluarga. Dan jangan lupa, simpan baik-baik surat-surat tersebut, karena suatu hari nanti akan menjadi harta kenangan yang sangat bermakna.
Jadi, jika Anda pernah merasa terharu oleh kelakuan atau kejutan kecil dari anak, itu sangat wajar dan menunjukkan betapa kuatnya ikatan kasih sayang dalam keluarga. Momen-momen kecil seperti ini patut dirayakan dan dibagikan agar semakin banyak orang tua yang merasakan kebahagiaan serupa.
Masya Allah ikut terharu kk cantik🥺🥰 Alhamdulillah ya kakk punya anak cewek yg perhatian dan sayang banget ma mama papanya🥺🤩❤️ sehat-sehat dan bahagia semuanya kk Nisa🤲🤲
Masya Allah ikut terharu kk cantik🥺🥰 Alhamdulillah ya kakk punya anak cewek yg perhatian dan sayang banget ma mama papanya🥺🤩❤️ sehat-sehat dan bahagia semuanya kk Nisa🤲🤲