Di ambang pintu (3)

klikbait: "Setelah sekian lama pergi, istriku pulang membawa bayi"

Bab 3

Giri menghabiskan sarapannya dengan cepat. Ia mengintip Emaknya, ragu untuk pamit. Tapi ketika Bapaknya mengatakan untuk segera berangkat, Giri mengangguk.

“Ingat pesan Bapak.”

“Jangan bilang-bilang kalau Emak pulang,” sahut Giri mengulang.

Anak itu menyusuri jalan desa. Biasanya, ia menendang kerikil atau memukul ilalang. Tapi hari ini, kakinya terasa berat. Kepalanya penuh oleh hal-hal yang tidak ia mengerti. Pundaknya terasa begitu pegal, seolah-olah pesan Bapak di dapur tadi pagi ikut masuk ke dalam tasnya.

Kenapa Emak tidak boleh ketahuan pulang? Kenapa Emak tidak bawa mainan seperti janjinya dulu? Lalu bayi yang menangis itu … kenapa Emak bawa bayi? Pertanyaan-pertanyaan itu berputar-putar di kepalanya.

Di kelas, jam pelajaran terasa lamban. Suara Bu Guru menjelaskan IPA hanya terdengar seperti dengung lebah. Matanya menatap ke depan, tapi yang ia lihat wajah Emaknya yang lelah. Giri masih ingat bagaimana Bapaknya menutup pintu rapat-rapat dan memasang kunci dari dalam. Giri bahkan keluar rumah lewat pintu dapur, hal yang tak pernah dilakukan Bapaknya selama emaknya pergi. Giri menghela napas panjang, menjatuhkan kepala ke meja.

Saat istirahat, Giri enggan meninggalkan bangkunya.

"Lho, Gir, ayo ke lapangan! Kurang satu orang buat jaga gawang," ajak Rimba dengan napas ngos-ngosan.

Giri menggeleng pelan. "Aku nggak ikut, Rim. Perutku nggak enak."

Rimba tak memaksa, langsung berlari ke lapangan. Giri hanya melihat dari jendela, memandangi teman-temannya berebut bola plastik. Biasanya, ia yang paling keras berteriak di sana.

Sepulang sekolah, sinarnya terasa memanggang ubun-ubun.

"Ri, sore ini kita mau ke pring dapuran pinggir kali," Dana berbisik semangat. "Kata Ika dan Jana ada wewe gombel njemur di sungai. Ayo kita intip."

Kali ini, Giri tak berminat. "Aku mau langsung pulang."

"Halah, cemen kamu, Gir!” ledek Dana.

Giri tidak peduli, membalikkan badan dan berjalan menjauh. Sambil menelusuri jalan sepi, pikiran Giri melayang. Ada yang bilang wewe gombel suka menculik anak kecil. “Kalau wewe gombel menculik anak, lalu apakah Emak juga menculik bayi itu dari kota?”

Langkah Giri terhenti di pertigaan dekat pos ronda. Dari arah berlawanan, ia melihat Dhe Katmi. Giri ingin sembunyi, tetapi Dhe Katmi telanjur melihatnya.

"Eh, Giri, baru pulang sekolah, Le?" sapa perempuan paruh baya itu.

Giri mengangguk. "Nggih!”

“Emakmu belum pulang?” Pertanyaan yang ia takutkan akhirnya terdengar juga.

Giri memilih menggeleng, kemudian berjalan cepat melewati wanita itu.

"Ealah bocah ditanya malah lari.”

Giri mendengar Dhe Katmi menertawakannya. Tak apa, daripada ia menjawab “tidak tahu,” yang pasti terdengar sangat aneh.

Giri terus berjalan lewat jalan setapak ladang. Hampir sampai rumah, ia melihat bapaknya mencangkul di tengah terik matahari. Bukankah musim tanam masih lama?

“Pak!”

Setelah teriakan kedua, Bapaknya menoleh. “Kenapa lewat situ?”

“Iya!” Giri ingin mengatakan ia bertemu tetangga. Tapi ….

“Segera pulang dan makan. Lewat pintu dapur saja.”

Giri menatap Bapaknya kembali mencangkul. Ia merasa ada yang aneh dengan Bapaknya, tapi tak tahu apa. Giri buru-buru menuju halaman belakang. Ia berhenti di depan pintu, ketika mendengar tangis bayi dan suara Emaknya yang jelas sekali.

“Cup-cup sayang, cup cup sayang ….”[]

---

DI AMBANG PINTU

Sudah tamat di KBM Aplikasi

Akun Shabrinaws

6/25 Diedit ke

... Baca selengkapnyaDalam cerita ini, kita menyelami perasaan Giri yang penuh kebingungan dan rasa penasaran tentang kepulangan ibunya yang membawa bayi tanpa pemberitahuan kepada siapapun, termasuk ayah dan teman-temannya. Dari pengalaman membaca cerita ini, saya merasa betul bagaimana tekanan seorang anak menghadapi rahasia keluarga bisa sangat membebani. Pesan Bapak agar tidak mengatakan apapun tentang kepulangan Emak seolah menambah beban pikiran Giri, yang biasanya ceria kini menjadi pendiam dan penuh tanda tanya. Cerita ini juga menarik karena menghadirkan unsur misteri dan sedikit kearifan lokal seperti cerita tentang wewe gombel, yang menambah ketegangan suasana. Saya pun pernah merasakan bagaimana rumor atau cerita rakyat di desa bisa mempengaruhi pikiran dan rasa takut anak-anak, apalagi jika dikaitkan dengan kejadian nyata di keluarga mereka. Selain itu, perhatian terhadap detail dalam cerita seperti perubahan kebiasaan Giri, misalnya keluar lewat pintu dapur yang selama ini tidak pernah dilakukan, menunjukkan detil kecil yang sangat bermakna bagi pembaca. Ini memberikan kesan nyata atas dinamika keluarga yang sedang mengalami sesuatu yang besar tapi disembunyikan. Hal lain yang sangat menyentuh adalah bagaimana Giri terus berusaha beradaptasi dengan perubahan keadaan, menolak ajakan bermain walau sebenarnya ingin ikut, dan memilih menghindar dari tetangga yang bertanya soal ibunya. Ini menggambarkan konflik batin dan perasaan cemas yang sangat bisa dirasakan oleh banyak anak ketika keluarga mereka mengalami peristiwa yang sulit dipahami. Dari sudut pandang saya, cerita ini mampu memberikan gambaran akan bagaimana dinamika keluarga yang penuh rahasia dan ketegangan dapat mempengaruhi keseharian dan pikiran seorang anak. Saya yakin pembaca lain juga akan merasakan ketegangan yang sama, sembari menunggu kelanjutan cerita tentang apa sebenarnya rahasia besar yang sedang disembunyikan oleh keluarga Giri. Secara keseluruhan, bab ini menambah lapisan emosional yang kuat dan membuat pembaca semakin penasaran. Penggunaan dialog yang sederhana namun penuh makna, serta penggambaran suasana desa yang kental, membuat cerita ini terasa sangat dekat dan personal. Jadi, untuk pembaca yang suka cerita dengan elemen misteri dan drama keluarga, seri "Di Ambang Pintu" wajib disimak.

Posting terkait

DI AMBANG PINTU (2)
Membalas @yani.rohdiani klik bait: Setelah sekian lama pergi, istriku pulang membawa bayi Bab 2 Darsi tak pernah membayangkan akan pulang dari perantauan dalam keadaan seperti ini. Segala kalimat yang ia ucapkan kepada Tambir ternyata hanya kata-kata belaka. Jangankan membangun rumah kayuny
anquindiennastory

anquindiennastory

0 suka

bajed buat pintu kolong dapur yang lagi viral
hay lemon8🍋 aku spillin bajed buat pintu kolong dapur di rumah ku yah, bahan utamanya wood panel, kalian bisa beli bahan2nya di E-commers yah, yg tertarik udah aku spill bahan2nya ☺️ #pintukolongdapur #dapurrapih #dapuraesthetic #Dapurminimalis
astriher

astriher

11.8rb suka

DIAMBANG PINTU (1)
Klikbait: Setelah sekian lama pergi, istriku pulang membawa bayi. ---- Bab 1 “Kenapa Bapak membiarkan Emak pergi?” Jika ada satu pertanyaan yang tak ingin didengar oleh Tambir itu adalah pertanyaan Giri. Pertanyaan yang sesungguhnya berkali-kali ia lontarkan pada dirinya sendiri. Dan
anquindiennastory

anquindiennastory

0 suka

keajaiban isi di balik pintu emas
#keajaiban #kakbah #Lemon8
AzizLina

AzizLina

5 suka

Ramdhan di Ambang Pintu
#Nasehat #Ustad #MAH Ya Allah pertemukan kami dengan Ramadhan tahun ini ya Rabb
Umardhana Arifuddin

Umardhana Arifuddin

2 suka

pintu kamuflase di bilang pintu berhatu sama anak
backdrop wpc wallpanel + pintu kamuflase #interiordesign #interiorwpc #interiorhpl
Azis Tim Tim

Azis Tim Tim

4 suka

lebaran udah di ambang pintu ketupat dan opor ayam
airin 🎉30🎉

airin 🎉30🎉

3 suka

Dzikir Pembukaan Pintu Rejeki
#inspitasireligi
@mba_yeye 22

@mba_yeye 22

766 suka

Pintu geser kayu solid dengan finishing natural dan rel tersembunyi, berlatar dinding hijau. Terdapat tulisan "inspirasi PINTU GESER relnya tersembunyi".
Tangan memegang handle pintu geser kayu solid. Handle terbuat dari besi galvanis cat hitam. Material daun pintu kayu solid finishing natural.
Pintu geser kayu solid ukuran 2x1m dengan rel tersembunyi di dalam tembok, terlihat sebagian terbuka. Ada simbol toilet di pintu.
Inspirasi Pintu geser
Hi Lemoners, Aku mau share inspirasi pintunlagi nih ukuran pintu ini standar di 2x1m dan bentuknya juga persegi panjang seperti pintu pada umumnya. Materialnya kayu solid yang difinishing natural. Yang bikin designya estetik, relnya tersembunyi di dalam tembok. #Lemon8review #lemon8ath
mugu.house

mugu.house

417 suka

Gambar lorong dengan tiga pintu, menyoroti pintu kamar mandi bergaya 'French Door' berwarna hitam. Pintu ini anti rayap, tahan air, dan estetik, menggantikan pintu lama yang rusak.
Pintu kamar mandi hitam bergaya 'French Door' dengan handle berkunci. Ukuran kusen pintu 70x210 cm dan daun pintu 60x205 cm, dipasang di dinding keramik motif marmer.
Pintu kamar mandi hitam terbuat dari aluminium merk Dacon dengan kaca es buram berlapis stiker susu. Biaya total Rp 2.300.000 di Depok, Jawa Barat pada tahun 2022.
Inspirasi PINTU KAMAR MANDI ANTI RAYAP ✨
Hi Lemonersss.. 🍋🍋🍋 Jadi sebelumnya, disini pake pintu kamar mandi (bawaan developer) dari bahan Triplek. Kurang lebih baru 3 tahun udah rusak parah, bagian bawah sudah keropos dan sampe bolong karena sering terkena air. Karena kamar mandi aku ini ukurannya mungil 1,3 x 1,3 meter, jadi tidak
casathehils

casathehils

137 suka

Lihat lainnya