Bikin santan homemade sendiri biar lebih aman buat si kecil 🍼✨ Takaran pas, gizi dapet, rasa juga lebih creamy. #MPASIjourney#HomemadeSantan
2025/8/16 Diedit ke
... Baca selengkapnyaWaktu awal mulai MPASI, aku juga bingung banget soal santan: bayi 6 bulan sebenarnya boleh makan santan nggak sih? Takaran santan untuk MPASI 9 bulan berapa? Dan 30 ml santan itu kira-kira berapa sendok makan? Akhirnya aku coba pelan‑pelan, sambil baca dan konsultasi, lalu praktik sendiri pakai santan homemade.
Pertama soal boleh nggak bayi makan santan. Di banyak sumber, santan termasuk makanan yang cukup berlemak, jadi umumnya lebih nyaman dikenalkan setelah bayi terbiasa dulu dengan MPASI dasar (bubur, sayur, protein). Di rumah, aku mulai kenalkan santan tipis di sekitar usia 7 bulan, setelah lihat pencernaan dan BAB si kecil aman. Kalau mau mulai di 6 bulan, biasanya cukup 1–2 sdt dulu per porsi makan, dicampur ke bubur atau kuah sayur, dan jangan tiap hari. Intinya: perhatikan reaksi bayi, terutama kalau ada riwayat alergi di keluarga.
Soal takaran santan untuk MPASI 9 bulan, di usia ini biasanya tekstur MPASI sudah lebih beragam. Aku biasanya pakai sekitar 15–30 ml santan homemade per sekali makan, tergantung menu. Misalnya untuk bubur sayur santan atau sup ikan santan, takaran santan setiap makan untuk MPASI aku sesuaikan: kalau menunya sudah ada minyak dari sumber lemak lain (kayak EVOO atau butter), santannya aku sedikitkan. Kalau santan jadi satu‑satunya sumber lemak, baru aku berani agak banyak, tapi tetap nggak berlebihan.
Nah, 30 ml santan berapa sendok makan? Di dapur aku, 1 sdm penuh santan kental kira‑kira sekitar 10–15 ml. Jadi kalau butuh 30 ml santan, aku pakai 2–3 sdm santan homemade. Biasanya aku ambil santan dengan sendok makan biasa, lalu kalau mau lebih presisi pakai gelas takar. Tapi jujur, untuk sehari‑hari aku pakai patokan simple: 2 sdm untuk kuah yang ringan, 3 sdm kalau mau lebih creamy.
Supaya santan homemade untuk MPASI tetap aman, aku punya beberapa kebiasaan:
- Pakai kelapa segar yang masih bagus dan nggak tengik.
- Proses santan homemade secukupnya, jangan langsung buat banyak kalau nggak punya freezer.
- Santan yang sudah diperas langsung dimasak sampai mendidih, jangan dipakai mentah.
- Simpan sisa santan dalam wadah bersih tertutup, maksimal 1 hari di kulkas. Kalau mau lebih awet, bisa dibekukan dalam wadah kecil.
Untuk bayi 6–9 bulan, aku lebih suka santan homemade dibanding kemasan karena rasanya lebih fresh dan kita tahu persis prosesnya. Di kemasan gambar aku ada tabel porsi santan berdasarkan usia 6–24 bulan, tujuannya supaya orang tua punya gambaran kalau santan itu sumber lemak dan antioksidan, tapi tetap harus disesuaikan porsi dan frekuensinya.
Yang paling penting, setiap kali aku coba menu baru pakai santan, aku selalu pantau: apakah bayi nyaman, nggak kembung, nggak diare, dan nggak muncul ruam. Kalau semua aman, baru takaran santan setiap makan pelan‑pelan aku naikkan sesuai usia dan kebutuhan gizinya. Jadi sebenarnya kuncinya bukan cuma angka ml atau sendok, tapi juga observasi ke tubuh si kecil tiap hari.