pasang wallpaper bukan bagus malah jelekš
Aku kira pasang wallpaper dinding dapur itu bakal langsung bikin ruangan kelihatan lebih terang dan estetik, apalagi di foto-foto inspirasinya kelihatan bagus banget. Nyatanya setelah dipasang, wallpaper dinding yang kupilih malah bikin dapur terasa lebih gelap dan sempit. Dari situ aku belajar kalau pilih wallpaper dinding itu nggak bisa cuma karena lagi tren atau lucu di katalog. Kalau kamu lagi kepikiran mau pasang wallpaper dinding, terutama di dapur, coba perhatikan beberapa hal yang kemarin sempat aku lewatkan. Pertama, warna dasar wallpaper. Kalau ruangan kamu kecil atau pencahayaannya minim, hindari warna terlalu gelap atau motif yang terlalu rame. Di otak kita kadang warna gelap itu kelihatan elegan, tapi di ruangan nyata bisa jadi āBUKANNYA TERANG MALAH GELAPā kayak yang aku alami. Kedua, cek dulu kondisi dinding atau triplek tempat wallpaper akan ditempel. Kemarin aku baru sadar setelah gosok-gosok dan bersihin, ternyata permukaannya nggak begitu rata. Padahal waktu beli TRIPLEK ini mereka bilang bagus. Akhirnya pas ditempel STIKER LAMANYA TERNYATA ada bagian yang gelembung dan kelihatan JELEK DAN ADA lipatan halus. Jadi sebelum ditempel, pastikan dinding bener-bener bersih dan kering, jangan buru-buru. Proses pasangnya juga jangan dianggap sepele. Aku pikir cukup ukur, POTONG BIAR NANTI KALAU DIPASANG PAS, terus tempel. Ternyata kalau nggak sabar dan nggak rapi, hasilnya kurang maksimal. Pinggangku sampai pegal karena LEPASINNYA SAKING LAMANYA waktu ada bagian yang miring dan harus dikupas lagi. Tip kecil dari aku: pasang dari satu sisi dulu, pelan-pelan sambil digosok pakai kain biar nggak ada gelembung. Hal lain yang penting adalah coba lihat wallpaper dinding di jam berbeda, misalnya MASIH 1.00 SIANG GUYS dan sore hari. Kadang di siang hari kelihatan TERANG, tapi pas sore malah muram. Jangan lupa cocokin juga sama warna perabot di dapur, jangan sampai bentrok. Motif yang keren kalau nggak nyatu sama kompor, rak, dan kitchen set, ujung-ujungnya bikin ruangan terasa berantakan. Kalau kamu tipe orang yang gampang bosen, pertimbangkan juga wallpaper yang mudah dilepas. Jujur, rasanya kayak HUBUNGAN KAMU SAMA DIA, LAMA BERHUBUNGAN TAPI NGGAK ADA KEPASTIAN, akhirnya UDAH SELESAI AJA AKU KUPAS. Begitu sadar nggak cocok, aku lebih pilih balik ke dinding polos dulu sambil cari referensi motif lain. Intinya, sebelum pasang wallpaper dinding, jangan lupa cek: cahaya ruangan, warna dan motif, tekstur dinding, serta cara pasangnya. Pengalaman aku mungkin bikin ketawa, tapi semoga bisa jadi pelajaran praktis buat kamu yang lagi mikir mau pasang wallpaper dinding dapur, biar hasilnya bukan gelap dan nyesel, tapi benar-benar bikin ruangan terasa lebih terang dan nyaman.
























































