* 1200 cc santan dari 2 butir kelapa ( rebus dg daun pandan sampai mendidih,dinginkan)
* 1 sdm peres garam
* 30 gr coklat bubuk
.
🌿Cara membuat :
1. Campur tepung sagu, tepung terigu, garam dan gula. Aduk rata.
2. Tuang santan sedikit2 sambil diaduk menggunakan whisk hingga rata, kalau perlu disaring agar memperoleh adonan licin dan halus.
3. Bagi adonan menjadi 2 bagian. Satu bagian ditambahkan dengan coklat bubuk.
Caranya : ambil sedikit adonan lalu campur dengan coklat bubuk, aduk hingga betul2 rata dan licin, lalu campur lg dengan sisa adonan.
4. Siapkan loyang yang sudah dioles minyak dan dialasi plastik tebal. Lalu masukkan ke dalam kukusan dan panaskan sampai beberapa saat.
5. Setelah loyang dirasa cukup panas, tuang adonan selapis demi lapis bergantian warna. Kukus setiap lapisannya masing-masing 5 menit sampai adonan habis. Lapisan terakhir kukus hingga 25 menit hingga matang.
6. Untuk memotongnya tunggu kue lapis benar2 dingin dengan pisau yg dilapisi plastik supaya rapi dan halus
... Baca selengkapnyaWaktu pertama kali coba bikin kue lapis kanji dan terigu, aku sempat beberapa kali gagal. Ada yang lapisannya mudah lepas, ada juga yang terasa keras. Setelah sering coba-coba, akhirnya nemu cara yang pas supaya kue lapis kanji ini lembut, kenyal, tapi tetap kokoh dan cantik berlapis cokelat dan putih, seperti di foto.
Untuk tepung, aku pakai tepung kanji atau tepung tapioka yang kualitasnya bagus dan masih fresh, karena tepung yang sudah lama biasanya bikin hasil kue kurang mulus. Campuran tepung kanji dan tepung terigu ini penting banget, soalnya kalau full kanji saja biasanya kue terlalu kenyal dan agak keras saat dingin. Penambahan terigu bikin teksturnya lebih lembut dan sedikit empuk.
Santan juga sangat berpengaruh. Aku lebih suka pakai santan dari kelapa tua parut, bukan santan instan, karena rasanya lebih gurih dan wangi. Tapi kalau pakai santan instan juga boleh, tinggal ditambah air hangat dan sedikit garam. Pastikan santan benar-benar matang saat direbus dengan daun pandan, lalu dinginkan dulu sebelum dicampur ke tepung supaya adonan tidak bergumpal.
Saat mengukus, aku pakai piring atau loyang datar yang tahan panas, kadang disebut juga "kanji piring" karena dulu orang tua kita sering kukus lapis kanji pakai piring enamel di kukusan tradisional. Kuncinya, piring atau loyang harus dipanaskan dulu di kukusan yang sudah benar-benar beruap banyak. Dengan loyang yang panas, lapisan pertama bisa menempel rapi dan tidak mudah terlepas saat dipotong.
Untuk membuat lapisan cokelat dan putih yang rapi, aku selalu pakai sendok sayur kecil agar takaran tiap lapis kurang lebih sama. Setelah menuang satu lapis, kukus sekitar 5 menit sampai permukaan terlihat set dan tidak basah, baru tuang lapisan berikutnya. Jangan terlalu sering membuka tutup kukusan, cukup saat akan menuang lapisan baru saja, supaya uap tetap stabil.
Supaya warna kue lapis kanji cokelatnya cantik dan tidak pahit, aku pakai coklat bubuk kualitas baik dan dicampur dulu dengan sedikit adonan sampai benar-benar larut, baru dicampur ke sisa adonan. Cara ini bikin adonan cokelat lebih licin, tidak ada titik-titik bubuk coklat yang menggumpal.
Bagian yang paling krusial adalah saat memotong. Kue lapis harus benar-benar dingin, minimal suhu ruang atau bahkan bisa disimpan dulu sebentar di kulkas. Aku biasa oles tipis pisau dengan minyak atau bungkus ujung pisau dengan plastik bersih, lalu lap setiap beberapa potong sekali. Hasilnya, potongan kue lapis kanji dan terigu jadi lebih rapi, permukaannya halus dan lapisan tidak bergeser.
Kue lapis kanji ini cocok banget disajikan di piring putih dengan hiasan daun mint, jadi terlihat segar dan cantik kalau difoto. Bisa juga dijadikan ide jualan, tinggal potong ukuran kecil-kecil dan tata di mika. Dengan resep dan teknik yang pas, bikin kue lapis kanji sendiri di rumah terasa lebih hemat dan puas karena bisa atur rasa manis dan ketebalan lapisannya sesuai selera keluarga.