KUE BIKANG
resep by kakaeina vlog
selamat mencoba
Kue bikang itu termasuk jajanan pasar yang keliatan simpel, tapi kalau salah teknik gampang banget jadi bantat atau gosong. Di sini aku mau share lebih lengkap pengalaman aku bikin kue bikang dan bikang mawar di rumah, pakai bahan-bahan yang mirip dengan yang ada di resep: 125gr gula pasir, garam sedikit, 500ml santan, 125gr tepung beras, dan 125gr tepung terigu. Biasanya aku mulai dari santan dulu. Santan dan gula pasir aku masak hingga mendidih bersama sedikit garam, sambil diaduk supaya gulanya larut sempurna. Setelah mendidih, santan aku biarkan sampai hangat. Penting banget santan jangan terlalu panas waktu dicampur ke tepung, karena bisa bikin adonan bergerindil. Di wadah lain, aku campur tepung beras dan tepung terigu, aduk rata. Setelah itu baru santan hangat tadi dimasukkan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Targetnya adonan halus, agak kental, dan nggak ada yang menggumpal. Kalau masih ada gumpalan kecil, biasanya aku saring sebentar supaya hasil kue bikang lebih mulus dan seratnya cantik. Supaya tampilannya menarik, adonan aku bagi 3 bagian, lalu masing-masing diberi pewarna makanan sesuai selera. Kadang aku pakai kombinasi hijau, merah muda, dan kuning biar mirip bikang mawar di pasar. Warna ini bikin kue bikang terlihat mekar dan cantik saat dihidangkan. Bagian yang paling krusial menurutku adalah memanggang. Loyang atau cetakan harus dipanaskan hingga benar-benar panas sebelum adonan masuk. Kalau kurang panas, serat "full berserat" yang kita mau biasanya nggak muncul maksimal. Setelah loyang panas, baru adonan berwarna tadi aku tuang selang-seling. Di tahap ini aku lakukan seperti di video resep: biarkan dulu hingga bagian bawah sedikit kecokelatan tapi tidak gosong sama sekali. Setelah matang, loyang aku angkat dan langsung diletakkan di atas lap basah beberapa saat. Trik lap basah ini ngebantu bikin kue bikang mudah dicungkil dari cetakan dan bentuknya mekar cantik tanpa pecah. Pelan-pelan kemudian cungkil kue dari cetakan; kalau tekniknya pas, bagian dalam kue akan terlihat berserat dan mengembang. Untuk bikang mawar, biasanya aku main di pola tuang adonan dan kombinasi warna supaya saat mekar kelihatan seperti kelopak bunga. Jangan lupa selalu cek api, jangan terlalu besar supaya kue matang merata dan bagian bawah tidak gosong sama sekali. Kalau baru pertama kali coba, wajar banget kalau percobaan pertama belum sempurna. Aku sendiri butuh beberapa kali coba sampai dapat tekstur bikang mawar yang lembut, legit, dan penuh serat. Yang penting jangan takut eksperimen dengan takaran santan dan panas loyang, karena dua hal itu yang paling berpengaruh ke hasil akhir kue bikang.






























