Battle Nasi Padang Pagi Sore VS Payakumbuah!
Hayhay~~
Battle kali ini agak panas nih 🔥
Nasi Padang Pagi Sore vs Nasi Padang Payakumbuah 🤔 langsung aja aku bahas dari segala sisi ya.
Dari segi rasa → jujur, Pagi Sore lebih bold bumbu rendangnya, dagingnya empuk banget sampe lumer di lidah.
Dari segi kelengkapan menu → Payakumbuah menang, pilihannya lebih banyak, lauknya variatif, cocok buat yang gampang bosen.
Dari segi harga → Payakumbuah lebih ramah kantong, tapi kalo cari rasa yang lebih “authentic Minang vibes” ya Pagi Sore masih jadi juara.
Jadi kalo ditanya siapa yang menang? Aku lebih condong ke Pagi Sore buat rasa, tapi Payakumbuah unggul kalo soal menu + harga.
Tapi balik lagi ke selera ya…
Kalo kamu tim mana nih? Pagi Sore atau Payakumbuah? 😋
Komen di bawah, biar tau tim mana yang lebih banyak 😆
#Lemon8Surprise #LifeBingo #CurcolanHati #RahasiaIRT #ViralTerbaru
Sebagai pencinta nasi Padang garis keras, aku tuh sering banget galau antara Pagi Sore dan Payakumbuah, apalagi sekarang cabangnya udah ada di berbagai kota. Jadi aku mau share versi lengkap ala pengguna biasa yang doyan icip sana-sini. Pertama soal rasa. Di Pagi Sore, rendangnya beneran juara: bumbu rempahnya berasa banget, cenderung lebih "bold" dan pekat, dagingnya empuk sampai gampang disuwir pakai sendok. Kuah gulainya juga kental dan gurih, cocok buat kamu yang suka hidangan nasi padang dengan rasa kuat. Sambal hijaunya pedas tapi masih aman, lebih ke pedas gurih. Sementara di Payakumbuah, menurutku rasanya sedikit lebih ringan tapi tetap enak. Cocok buat yang nggak terlalu suka bumbu terlalu tajam. Rendangnya nggak sepekat Pagi Sore, tapi beberapa lauk lain justru lebih standout, misalnya ayam goreng, ayam pop, dan ikan gorengnya yang garing di luar, lembut di dalam. Sambal hijau di Payakumbuah biasanya lebih segar, pedasnya agak nyelekit tapi nagih. Untuk macam-macam lauk nasi Padang, Payakumbuah biasanya menang di variasi. Waktu aku makan di salah satu cabang, pilihan lauknya banyak: rendang, ayam goreng, ayam balado, ayam pop, paru, kikil, tunjang, telur balado, sayur nangka, daun singkong, sampai perkedel. Jadi kalau kamu gampang bosen dan suka eksplor menu, Payakumbuah itu surga. Pagi Sore juga lengkap, tapi vibe-nya lebih ke fokus rasa dan kualitas tiap lauk. Soal lokasi, buat kamu yang di Jogja, Bali, atau Serpong mungkin sudah sering lihat plang "Nasi Padang Payakumbuah" atau "Payakumbuah" di pinggir jalan. Di Jogja dan Bali, Payakumbuah sering jadi andalan mahasiswa atau wisatawan yang cari nasi Padang harga masih masuk akal. Di sisi lain, rumah makan Pagi Sore biasanya punya aura lebih klasik dan cocok buat makan bareng keluarga atau traktiran. Kalau untuk sarapan pagi ala Payakumbuh, biasanya aku cari menu yang agak ringan kayak nasi dengan telur dadar gendut, sayur nangka, dan sambal hijau sedikit. Pagi Sore dan Payakumbuah dua-duanya bisa jadi opsi, tapi aku pribadi lebih nyaman sarapan di tempat yang suasananya agak tenang dan nggak terlalu ramai, jadi kadang pilih cabang yang bukan di jalan besar. Dari segi harga, Payakumbuah sering lebih ramah di kantong, terutama kalau kamu pilih lauk sederhana. Pagi Sore sedikit lebih mahal, tapi terbayar sama rasa "authentic Minang vibes" dan bumbu yang nendang. Kesimpulannya, kalau kamu cari rendang super nendang dan kuah gulai yang kaya rempah, aku lebih condong ke Pagi Sore. Tapi kalau kamu pengen eksplor macam-macam lauk nasi Padang, cari cabang di Jogja, Bali, atau Serpong dengan harga agak miring, Payakumbuah bisa jadi jagoanmu. Kalau kamu sendiri, tim mana? Ada rekomendasi cabang Pagi Sore atau Nasi Padang Payakumbuah yang menurutmu paling enak di kotamu? Bisa banget share di kolom komentar biar kita punya list wajib coba bareng-bareng.


kalo dibanding sama masakan padang pinggiran jalan biasa kak, sejauh apa rasanya? maksudnya kaya enak banget ga sih kalo dibandingin tuh gitu. aku belum pernah coba sih keduanya juga, jadi penasaran aja se enak apa gitu😁