Nenek dan wakku tersayang
Bismillahirrahmanirrahim.
selamat malam sahabat lemon.
bagaimana kabarnya?
12 April - 24 Agustus 2025
Waktu lihat foto nenek dan wakku pakai kerudung nenek jadul, rasanya langsung kebawa pulang ke masa kecil. Model kerudung jadul nenek itu simple banget, tapi punya ciri khas yang susah ditemuin di zaman sekarang. Biasanya bahannya agak tebal, warnanya kalem kayak abu-abu, cokelat, atau pastel lembut. Cara pakainya juga nggak ribet, cukup dilipat segitiga, terus disemat pakai peniti di bawah dagu. Dulu aku sering perhatiin nenek kalau lagi siap-siap mau keluar rumah. Kerudung jadul nenek biasanya dipasangkan sama daster atau baju rumahan yang longgar. Nenek selalu bilang, yang penting rapi dan sopan, nggak perlu ikut-ikutan tren. Makanya ketika lihat nenek dan wakku duduk bareng di kendaraan, satu pakai hijab abu-abu dan satu hijab merah muda, aku merasa itu potret sederhana tapi berharga banget. Buat yang suka gaya hijab kekinian, sebenarnya kerudung nenek jadul bisa banget dikreasikan lagi. Misalnya, pakai kerudung segi empat polos dengan cara lilit yang lebih modern, tapi tetap mempertahankan nuansa klasiknya. Warna abu-abu dan merah muda lembut seperti di foto mereka juga gampang dipadukan dengan outfit harian. Aku kadang sengaja cari kerudung mirip koleksi lama nenek di pasar atau thrift shop, rasanya kayak nemu harta karun kecil. Kerudung jadul nenek juga mengingatkanku sama momen-momen ngobrol di rumah, semacam "GirlTalk" versi generasi berbeda. Nenek dan wakku sering cerita soal zaman dulu, bagaimana mereka dulu ke pasar, kondangan, atau arisan cuma bermodalkan satu-dua kerudung andalan. Nggak banyak gaya, tapi selalu terlihat anggun di mata keluarga. Kalau kamu punya kerudung nenek jadul di rumah, coba deh sesekali dipakai atau minimal disimpan rapi. Selain bisa jadi inspirasi gaya hijab lawas yang unik, kerudung itu juga punya nilai sentimental. Setiap lipatan dan serat kainnya kayak menyimpan cerita perjalanan hidup mereka. Buat aku pribadi, mengenakan kerudung peninggalan nenek rasanya seperti memeluk kenangan yang nggak akan terulang. Jadi, bukan cuma soal model kerudungnya aja, tapi juga tentang rasa sayang dan rindu pada nenek dan orang-orang tua yang pernah merawat kita. Lewat kerudung nenek jadul, aku belajar bahwa gaya boleh berubah, tapi kesederhanaan dan ketulusan mereka selalu relevan sepanjang zaman.
