Japchae Sat Set
Source @martinpraja
✨Resep Japchae ✨
250gr bihun korea
1/2 buah wortel
1/2 buah zucchini
1/2 buah paprika
5 pcs jamur kuping
1/2 buah daun bawang
150gr daging sapi
3 siung baput
2 sdm kecap asin
1 sdm minyak wijen
1 sdm gula
1 sdm garam
1 sdt lada hitam
Wijen sangrai untuk taburan
Aku pertama kali coba bikin japchae itu gara-gara sering lihat di drama Korea. Ternyata kalau sudah tahu step-nya, japchae itu termasuk masakan Korea yang cukup gampang dan bahannya lumayan mudah dicari di supermarket besar. Biasanya aku pakai bihun korea (dangmyeon) yang teksturnya agak kenyal, beda dengan bihun biasa. Kuncinya, jangan direbus kelamaan. Aku biasanya cuma rendam di air panas sampai lentur, lalu bilas air dingin dan beri sedikit minyak wijen supaya nggak saling menempel. Kalau nggak ketemu bihun korea, kamu bisa pakai bihun jagung sebagai pengganti, hasilnya tetap enak walau teksturnya beda sedikit. Untuk sayur, aku suka kombinasikan wortel, zucchini, paprika, jamur kuping, dan daun bawang biar mirip japchae asli Korea. Semua sayur aku iris tipis-tipis (julienne) supaya matangnya cepat dan kelihatan cantik. Kalau lagi ada stok, kadang aku tambahin bayam atau kol sedikit, jadinya mirip capcay korea versi bihun. Enaknya, resep ini fleksibel, bisa disesuaikan dengan isi kulkas. Daging sapi aku iris tipis melawan serat supaya empuk. Bisa dimarinasi sebentar pakai kecap asin, sedikit gula, lada hitam, dan bawang putih cincang (baput) supaya rasanya lebih meresap. Kalau mau versi lebih hemat, daging bisa diganti sosis atau tanpa daging, pakai jamur kuping dan jamur lain sebagai sumber protein nabati. Soal alat masak, aku lebih suka pakai wok stainless steel yang cukup lebar, misalnya wok 30 cm, karena permukaannya luas jadi bihun korea dan sayur bisa keaduk rata dan nggak numpuk. Wok yang bagus biasanya 100% anti baret & anti gores, dan kalau 95% anti lengket, tumisan jadi nggak gampang lengket atau gosong. Tutup kaca tempered glass juga membantu kalau mau sebentar mengukus sayur di dalamnya tanpa harus sering-sering buka tutup. Pegangan wajan yang dilapisi silikon itu penting buat aku, soalnya tangan jadi nggak kepanasan waktu ngaduk japchae lama-lama. Apalagi kalau gagangnya disambung langsung dan kuat, nggak ogleg, jadi lebih aman saat ngangkat wajan yang lagi penuh bihun dan sayur. Alat masak (utensil) juga aku pilih yang bahannya aman, bebas dari bahan-bahan berbahaya, jadi lebih tenang dipakai harian. Untuk bumbu, kombinasi kecap asin, minyak wijen, gula, garam, dan lada hitam itu sudah cukup banget untuk dapat rasa japchae korea yang autentik. Aku biasanya koreksi rasa di akhir, karena bihun korea kadang menyerap bumbu cukup banyak. Terakhir, jangan lupa tabur wijen sangrai di atas japchae sebagai finishing. Aromanya langsung naik dan terasa lebih kaya rasa. Japchae ini enak dimakan hangat maupun suhu ruang, jadi cocok banget buat bekal kantor atau piknik. Kadang aku juga pakai japchae sebagai lauk pendamping nasi, atau dimakan begitu saja sebagai pengganti bihun jepang goreng. Kalau kamu lagi bosan dengan capcay biasa, coba deh versi capcay korea ala japchae ini, pakai banyak sayur dan bihun korea, dijamin nagih.


















