Bubarin DPR Katanya Tolol, Lah ?
Jadi ceritanya, ada ide yang lagi rame di medsos: “Bubarin aja DPR!”
Nah, belum lama, salah satu anggota DPR, Ahmad Sahroni, langsung naik darah. Katanya, orang yang pengen bubarin DPR itu “tolol sedunia.”
Wih, berat ya predikatnya.
Bukan cuma tolol nasional, bukan tolol ASEAN, langsung tolol sedunia.
Padahal kalau dipikir, seruan “bubarin DPR” itu kan cuma ekspresi kekesalan rakyat. Kayak orang bilang, “Mending bubarin aja kelas ini kalau gurunya nggak pernah masuk”.
Itu bukan ide final, tapi bentuk protes.
Nah, masalahnya, DPR kita ini sering lupa kalau mereka tuh dipilih buat kerja, bukan buat gampang baper.
Kalau rakyat dianggap tolol cuma karena ngomong, terus gimana dengan DPR yang kadang bikin UU kilat tengah malam tanpa dengerin rakyat? Itu masuk kategori apa? Tolol galaksi?
Mungkin sebenarnya rakyat nggak sungguh-sungguh mau bubarin DPR.
Rakyat cuma pengen punya DPR yang:
nggak cuma ribut pas sidang,
nggak doyan jalan-jalan ke luar negeri pake uang rakyat,
dan nggak gampang ngecap rakyat tolol setiap kali dikritik.
Karena kalau wakil rakyatnya serius kerja, siapa sih yang mau bubarin DPR?
Jadi intinya, rakyat teriak “bubarin DPR” itu lebih ke satire, semacam doa kesal.
Tapi kalau DPR beneran tersinggung, ya jangan-jangan… ada benarnya juga omongan rakyat itu.























































































yang tolol itu yg ngatain tolol itu kak 😂😂