Belajar Pelan Menyambut Ramadhan
Ramadan selalu datang dengan cara yang lembut,
tapi sering bikin aku berhenti dan mikir.
Tentang lelah yang gak kelihatan.
Tentang usaha kecil yang kadang terasa sepi.
Tentang peran sebagai ibu, yang pengen kuat tapi juga pengen istirahat.
Aku pernah ada di fase ingin cepat.
Ingin segera ada hasil.
Ingin merasa “cukup” di mata orang lain.
Tapi pelan-pelan aku sadar,
mungkin yang Allah latih ke aku bukan soal hasilnya,
tapi caraku berjalan.
Belajar digital sambil ngurus rumah itu gak selalu rapi.
Kadang niatnya sebentar, capeknya lama.
Kadang semangat di awal, ragu di tengah jalan.
Di Ramadan ini, aku belajar menenangkan rezeki.
Bukan berhenti berusaha,
tapi berhenti memaksa segalanya harus segera.
Aku percaya,
setiap niat baik yang dijaga,
setiap langkah kecil yang terus diulang,
tidak pernah benar-benar hilang.
Mungkin hari ini belum terasa apa-apa.
Tapi aku yakin, Allah mencatatnya 💛
Kalau kamu juga lagi belajar pelan di Ramadan ini,
satu kata yang lagi kamu rasakan apa?

























































