Siapa di sini yg anaknya sering rewel minta dibeliin hewan" tapi sampe rumah dianggurin aja? Ya anak aku laaahh 😤
Terakhir dia minta kelomang tu, kalo disuruh milih mah gakmau ya ngurus kayak gini tapi kan kasian juga kalo mati, akhirnya aku mencoba merawatnya dengan penuh cinta 😂 padahal udah pesimis karna kan cangkangnya diwarna gitu, unbreathable buat dia, tapi ternyata dia udah bertahan selama 3bulan lho 🥺 terhuraaa, udah prestasi banget ini dan dunia harus tau 😂 yang anaknya suka beli kelomang dan sering mati bisa dicoba ya
Jadi di rumah udah lumayan komplit ni piaraan si boscil, ada kocheng, ikan koki dan teman"nya, cupang, lobster, sama si kelomang ini wkwk yg ngurus siapa? ya emaknya laaah, kalo anak kalian paling suka pelihara hewan apa?
... Baca selengkapnyaAwal punya kelomang, aku beneran buta banget soal perawatan kelomang. Googling sana-sini karena kok banyak cerita kelomang cepat mati. Jadi aku rangkum hal-hal yang paling ngebantu aku biar kelomang kecil bisa bertahan lama dan nggak gampang stres.
Pertama soal pasir untuk kelomang. Dari pengalamanku, kelomang lebih nyaman kalau pasirnya halus dan agak lembap, bukan pasir yang keras dan berdebu. Di wadah aku pakai pasir hitam yang teksturnya lembut, terus sesekali aku semprot sedikit air pakai botol spray supaya nggak terlalu kering. Pasir kelomang yang terlalu kering bikin mereka sering ngumpet dan kelihatan gelisah.
Terus soal makanan kelomang apa saja. Aku coba beberapa jenis, mulai dari buah sampai sayuran. Ternyata kelomang bisa makan timun, dan mereka lumayan suka bagian yang agak lembek. Selain timun, aku pernah kasih potongan kecil apel dan wortel, tapi tetap aku pantau, jangan sampai makanan basi di wadah. Intinya, kelomang makan buah bisa, asal porsinya sedikit dan rutin diganti.
Untuk minum, kelomang butuh akses ke air tawar bersih. Di wadah aku taruh tutup botol kecil berisi air, nggak terlalu dalam supaya mereka nggak tenggelam. Ada juga yang saran pakai dua wadah air: satu air tawar, satu air garam ringan, tapi aku pribadi baru berani mulai dari air tawar dulu.
Ciri-ciri kelomang tidur dan kelomang sakit kadang mirip, jadi sempat bikin panik. Kalau kelomang tidur, biasanya dia cuma diam di dalam cangkang tapi kalau disentuh pelan masih ada respon, kadang keluar sedikit. Sementara ciri ciri kelomang mati atau sakit, mereka benar-benar nggak bergerak, badan lembek, dan kadang mengeluarkan bau nggak enak. Kalau kelomang stress, mereka sering pindah-pindah tempat, cangkang ditarik rapat, dan lebih sering bersembunyi.
Soal kelomang hitam, warna badan bisa beda-beda, tapi kalau tiba-tiba menghitam dan tekstur kulitnya aneh, aku biasanya cek lagi: pasir terlalu kotor atau kelembapan nggak pas. Wadah yang terlalu pengap juga bisa bikin kelomang stres. Jadi aku usahakan wadah tetap ada sirkulasi udara, tapi tidak sampai kering banget.
Untuk telur kelomang, aku sendiri belum pernah lihat langsung di rumah, karena kelomang biasanya berkembang biak di laut. Jadi kalau pelihara di wadah kecil, jangan terlalu berharap ada telur kelomang, fokus saja ke perawatan harian biar mereka sehat.
Terakhir, kelomang kecil ternyata lebih sensitif. Cara merawat kelomang kecil menurut pengalamanku: pasir dibuat sedikit lebih lembut dan lembap, hindari sering dipegang-pegang anak, dan wadah jangan kena panas langsung. Kalau kelihatan sering sembunyi dan nggak mau makan, itu bisa jadi ciri-ciri kelomang stress, jadi aku biasanya kurangi gangguan dan cek lagi kebersihan wadah.
Intinya, merawat kelomang nggak sesimpel cuma taruh di wadah. Tapi seru banget kalau berhasil lihat kelomang warna-warni bertahan berbulan-bulan. Emak capek dikit nggak apa, yang penting piaraan anak nggak cepat mati dan jadi pengalaman bareng di rumah.
Ih ka ko lucu banget warna pink 😍