#Seandainya asi ku dikasih baby aman ga sih mom? aku bingung nih as new mom, ini adalah asi ku, ku simpan di ciler menurut mom ini basi atau ngga ya? sebaiknya di buang atau bisa ku hangatkan dan diminum baby?
... Baca selengkapnyaSebagai new mom, aku juga pernah ngalamin momen panik lihat kantong ASI di chiller: lapisannya kebagi dua, atasnya kayak lebih bening/berminyak, bawahnya keruh. Otomatis kepikiran, “Ini ASI basi atau masih aman ya buat baby?” Jadi aku mulai cari info dan bandingin sama pengalaman sendiri.
Pertama, yang perlu kita tahu, ASI yang disimpan di chiller atau freezer itu wajar banget kalau kelihatan terpisah jadi dua atau tiga lapisan. Biasanya lemaknya bakal naik ke atas, bagian bawah lebih encer. Nah, ASI yang seperti ini belum tentu basi. Coba pelan-pelan di-swing atau digoyang lembut (jangan dikocok terlalu kencang), kalau lapisannya bisa nyatu lagi dan nggak ada hal aneh lainnya, biasanya ASI masih oke.
Beberapa ciri-ciri ASI basi yang sering disebut:
1. Bau menyengat dan nggak enak. Kalau dicium, aromanya udah kayak sabun, minyak tengik, asam berlebihan, atau benar-benar bikin eneg. ASI segar biasanya punya bau khas tapi lembut, nggak nyegrak.
2. Rasa berubah drastis. Memang ada kasus ASI berbau sabun karena enzim lipase yang tinggi, tapi masih aman. Bedainnya, ASI yang benar-benar basi biasanya rasanya sangat asam atau tengik. Kalau ragu, boleh dicicip dikit di ujung lidah.
3. Tekstur menggumpal dan nggak mau nyatu lagi. Kalau sudah dihangatkan dan digoyang lembut tapi tetap ada gumpalan aneh, atau lapisannya benar-benar terpisah dan terlihat curiga, lebih baik jangan diberikan ke bayi.
4. Warna berubah jelas. ASI normal bisa putih, kekuningan, bahkan agak kebiruan, itu masih normal. Tapi kalau warna jadi keabu-abuan aneh, keruh banget, atau ada bintik-bintik seperti jamur, itu tanda harus dibuang.
Yang juga penting adalah cara simpan. Dulu aku sempat naruh ASIP di chiller lebih dari 4 hari karena lupa, dan ternyata itu sudah lewat rekomendasi. Umumnya:
- ASI di suhu ruang (sekitar 25°C): 4 jam-an.
- Di chiller/kulkas (±4°C): 3–4 hari.
- Di freezer kulkas 1 pintu: bisa 2 minggu.
- Di freezer khusus (suhu lebih rendah): bisa sampai beberapa bulan.
Pastikan kantong ASI, misalnya yang kayak Milky House di fotoku, selalu ditulis tanggal dan jam pumping-nya, jadi kita nggak bingung.
Waktu mau dipakai, jangan langsung dicemplungin air panas mendidih. Lebih aman di-thaw pelan di chiller dulu (kalau asalnya dari freezer), baru dihangatkan dengan merendam kantong ASI di air hangat. Jangan pernah memanaskan ASI di microwave, karena nutrisi bisa rusak dan panasnya nggak merata.
Kalau ketemu ASI yang kamu curigai basi, misalnya baunya udah aneh, waktu simpan lewat batas, atau bentuknya beda banget dari biasanya, aku pribadi pilih buang saja. Rasanya memang sedih, apalagi hasil perahnya nggak sedikit, tapi keamanan baby tetap nomor satu.
Intinya, jangan langsung panik kalau lihat gambar ASI terpisah lapisan kayak di kantong ASIP. Cek dulu: bau, rasa, tekstur, warna, dan lama penyimpanan. Dari situ kita bisa lebih yakin, apakah ASI masih aman atau sudah basi dan harus dibuang. Semoga pengalaman ini bisa bantu mom lain yang lagi galau lihat stok ASIP di kulkas!
hai mom, kalo boleh tau asi tersebut di ambil tanggal berapa? kalo ASI ditaruh di luar bisa bertahan 4-5 jam, di freezer 6 bln/lbh tergantung jenis freezer mom. kalo di kulkas 4-5 hari.
Bisa dicek Bau: ASI yang basi biasanya memiliki bau asam atau tengik yang kuat, berbeda dengan bau manis atau netral ASI segar.
Tekstur: ASI yang basi mungkin memiliki tekstur yang menggumpal atau terpisah secara tidak wajar, dan tidak kembali menyatu setelah digoyangkan perlahan.
(saran ya mom. setelah pumping, ASI ditaruh wadah bersih tertutup kemudian wadah ASI diberi tanggal + jam biar tau kadaluarsanya). semoga membantu ya mom
hai mom, kalo boleh tau asi tersebut di ambil tanggal berapa? kalo ASI ditaruh di luar bisa bertahan 4-5 jam, di freezer 6 bln/lbh tergantung jenis freezer mom. kalo di kulkas 4-5 hari. Bisa dicek Bau: ASI yang basi biasanya memiliki bau asam atau tengik yang kuat, berbeda dengan bau manis atau netral ASI segar. Tekstur: ASI yang basi mungkin memiliki tekstur yang menggumpal atau terpisah secara tidak wajar, dan tidak kembali menyatu setelah digoyangkan perlahan. (saran ya mom. setelah pumping, ASI ditaruh wadah bersih tertutup kemudian wadah ASI diberi tanggal + jam biar tau kadaluarsanya). semoga membantu ya mom