... Baca selengkapnyaAku sempat searching ke mana-mana soal hukum laki-laki membeli pembalut dalam Islam, soalnya bener-bener kepikiran: "Nyuruh suami beli pembalut durhaka gak sih?" Apalagi di sekitar aku masih ada yang menganggap pembalut itu barang super rahasia, sampai suami gak boleh tahu merek dan macam-macamnya.
Dari beberapa kajian yang aku baca dan dengar, ulama umumnya sepakat kalau hukumnya boleh, bahkan bisa jadi berpahala. Kenapa? Karena suami memang punya kewajiban menafkahi kebutuhan istri, termasuk kebutuhan haid. Pembalut itu kan bagian dari menjaga kebersihan dan kesehatan, bukan barang maksiat. Sama aja kayak suami beliin obat saat istri sakit, atau beliin sabun dan shampoo buat mandi.
Bahkan ada ustaz yang bilang, selama suami tidak melihat aurat yang haram dilihat dan niatnya membantu istri, insyaAllah termasuk bentuk perhatian dan kasih sayang. Jadi hukum laki-laki membeli pembalut dalam Islam itu bukan dosa, malah bisa jadi bentuk menjalankan tanggung jawab sebagai kepala keluarga.
Waktu pertama kali minta tolong suami beli pembalut malam 30cm dengan fitur anti-geser, dry tech, dan serap magnetik, aku jujur agak malu. Aku sampai jelasin detail: warna kemasan, ukuran, sampai jenisnya. Suami awalnya juga canggung, tapi setelah beberapa kali, dia jadi santai. Dia bilang, "Ya kan ini kebutuhan kamu, wajar aja aku yang beliin." Dari situ aku sadar, rasa malu yang aku rasain lebih ke konstruk budaya, bukan karena ada larangan agama yang jelas.
Buat kamu yang masih ragu, mungkin bisa pelan-pelan ngobrol baik-baik sama suami. Jelasin kalau kamu lagi haid, butuh pembalut tertentu biar nyaman dan bersih. Kalau perlu, kirim foto kemasan biar dia gak salah beli. Pengalaman aku, momen kecil kayak gini justru bikin hubungan makin dekat, karena kita belajar saling terbuka soal hal-hal pribadi.
Kalau di keluarga atau lingkunganmu masih suka men-judge, kamu gak wajib cerita ke mereka. Cukup kamu dan suami yang tahu. Yang penting, kita tetap jaga adab: gak bercanda berlebihan di depan umum soal pembalut, tetap sopan saat ngomong, dan niatkan semuanya untuk menjaga kebersihan dan ibadah kita. Jadi, daripada overthinking dosa, mending fokus ke gimana caranya kebutuhan kita terpenuhi dengan cara yang baik dan halal.
Intinya, berdasarkan yang aku pelajari, hukum laki-laki membeli pembalut dalam Islam itu boleh dan insyaAllah tidak dosa. Justru ini bisa jadi ladang pahala buat suami yang perhatian sama kebutuhan istri.