punya anak cowok = senam jantung setiap hari
halooooo bunda setelah beberapa hari aku gak upload konten, sebenernya bukan tanpa alasan. tapi toddler pertamaku baru aja buat proyek besar yang menyebabkan aku diomelin orang seruma h (termasuk ayahnya) dan nyaris jantungan.
katanya punya anak laki-laki tandanya bundanya sangat sabar sekali. Nyatanya #KeseharianKu teriak teriak setiap menit.
Jadi dua hari yang lalu si Abang ini bilang mau cuci tangan, oke aku temenin, posisi aku pegang adiknya yang usianya 13 bulan (baru bisa rambatan aja), ternyata qodarullah selesai cuci tangan si Abang terpeleset karena lupa pegangan dan aku gak sempat pegang dia juga, alhasil kepalanya terbentur sisi keramik.
aku yang panik liat kepala anak bolong dan keliatan tulangnya langsung teriak, ayahnya yang lagi asik nonton hp seketika terlonjak dan langsung bilang "kamu sambil main hp ya" padahal aku lagi pegang si Adik juga.
dalam keadaan panik aku langsung nutupin luka si Abang dan inisiatif iket kepalanya pakai jilbab, sambil ajak ayaahnya untuk ke RS, dan kalian tau ayahnya malah ngajak ke KLINIK aja, #emosiibu emosiku meledak, aku ngeyel tetap harus ke rumah sakit. Akhirnya kemauanku di turuti tapi dengan omelan yang menyertai dari mulut ayahnya. (aku sengaja lupakan biar tidak sakit hati)
sesampainya di RS pertama, dokter jaga IGD langsung cek lukanyaa dan menyarankan CT Scan karena ini jatuh yang kedua kalinya. Tapi di RS tersebut alat CT Scannya sedang rusak, akhirnya kami menuju RS kedua yang lebih besar (RS Umum). Sesampainya di sana dokter jaga bilang "kalau tidak ada mual muntah tidak perlu CT Scan" (cerita selama di RS ke dua akan aku UP nanti).
Akhirnya kami diarahkan untuk rongen dan hasilnya Alhamdulillah baik, kemudian si Abang harus di jahit lukanya luar dalam, jejeritan pastinya karena dia takut. selesai proses jahit kami pun pulang. Dan bukannya kapok, si Abang malah makin aktif dan lincah sambil menceritakan pengalamannya ke orang orang.
😩😭"bundamu udah di marahin di salah salahin abis abisan bang" Batinku
tapi Alhamdulillah si Abang tetap sehat meskipun harus merasakan di jahit hidup hidup
yang punya anak laki laki coba komen pengalamannya bund, biar aku gak merasa sendiri









































ya Allah..harus ekstra pengawasan ya ka