Gado gado surabaya
Gado gado surabaya
Bahan :
2 SDT Desaku Bawang Putih Bubuk
2 SDT Desaku Cabe Bubuk
1 Kelereng Asam Jawa (tanpa biji)
1 SDT Petis Udang
100 Gr Gula Merah
1 SDM Gula
1 1/4 SDT Garam
150 Gr Kacang Goreng
75 Gr Kentang Rebus
1 SDM Kecap Manis
500 ml Air Panas
65 ml Santan Instan
Waktu pertama kali pindah ke Surabaya, aku cukup kaget sama ciri khas gado-gado Jawa Timur. Ternyata beda banget sama gado-gado Betawi atau Jakarta yang biasa aku makan. Versi Surabaya ini bumbunya lebih pekat, ada campuran petis udang, rasa manisnya lebih terasa, tapi tetap ada pedas dan asam dari asam jawa. Kalau menurutku, ciri khas gado-gado Jawa Timur itu ada beberapa hal. Pertama, wajib pakai petis udang. Walaupun cuma 1 sdt, tapi efeknya besar banget di aroma dan rasa. Petis bikin bumbu kacang jadi lebih tajam dan gurih, bukan cuma manis kacang saja. Jadi kalau mau benar-benar berasa "gado-gado Surabaya", usahakan jangan skip petis ya. Kedua, pemakaian asam jawa. Di resepku aku pakai 1 kelereng asam jawa tanpa biji, ini penting untuk menyeimbangkan manisnya gula merah dan gula pasir. Gado-gado Jawa Timur cenderung manis, tapi tetap ada rasa seger dari asam. Kalau kamu kurang suka terlalu manis, bisa kurangi gula dan tambahin sedikit asam jawa. Ketiga, tekstur bumbu. Biasanya bumbu gado-gado Jawa Timur agak lebih encer dibanding bumbu pecel, karena ditambah air panas dan santan instan. Di resep ini aku pakai 500 ml air panas dan 65 ml santan instan. Santan bikin bumbu terasa lebih creamy dan gurih, tapi tetap mudah disiram ke lontong dan sayuran. Keempat, isian pelengkapnya. Gado-gado Surabaya biasanya pakai lontong, tahu, aneka sayuran rebus (seperti kangkung, taoge, kol, kacang panjang), telur rebus, dan kerupuk. Di foto, kamu bisa lihat ada tulisan "Bahan pelengkap: Lontong, Tahu, Sayuran, Kerupuk, Telur rebus" – nah itu paket komplet ciri khasnya. Kerupuknya boleh kerupuk udang atau kerupuk putih biasa, bebas sesuai selera. Untuk bumbu dasarnya sendiri, aku pakai bawang putih bubuk dan cabe bubuk biar lebih praktis. Tinggal campur bawang putih bubuk, cabe bubuk, gula merah, gula, garam, kacang goreng, kentang rebus, petis udang, asam jawa, lalu disiram air panas. Setelah itu baru tambahkan santan instan dan kecap manis. Kentang rebus di bumbu ini juga salah satu trik rumahan agar tekstur bumbu lebih kental dan lembut. Kalau kamu suka pedas, tinggal tambahin takaran cabe bubuknya. Kadang aku juga tambahin irisan cabe rawit segar di atasnya biar makin nampol. Buat yang suka sensasi smokey, bisa juga pakai kacang goreng yang agak kecokelatan. Menurut pengalamanku, kunci sukses gado-gado Jawa Timur ala Surabaya ini ada di keseimbangan manis, gurih, pedas, dan asam. Jadi jangan ragu buat koreksi rasa pelan-pelan ya. Cobain dulu sedikit bumbu, kalau kurang gurih tambahin garam atau petis sedikit, kalau kurang seger bisa tambah asam jawa. Menu ini cocok banget buat masakin suami atau keluarga di rumah. Tinggal siapin bumbu di satu wadah, lalu tata lontong, sayuran, tahu, dan telur di piring, siram bumbu, taburi kerupuk di atasnya. Praktis tapi rasanya berasa banget kayak jajan gado-gado Surabaya di warung kaki lima.



































