Aku Baru Tau 7 Ciri Orang Yang Susah Balikin Barang Pinjaman
Haaaiii 🤗 assalamu'alaikum teman-2 🍋 💙
Pernah gak sih ngerasa trauma dan kapok banget minjemin duit atau barang ke temen? Niat awal kita murni pengen bantu karena kasihan, eh giliran waktunya ditagih malah kita yang jadinya kayak ngemis-ngemis. 😭
Dulu Aku pernah minjemin ke ponakan paksu mainan PS,pas anakku minta ke sepupunya itu malah dibilang PS nya udah rusak.Anakku lapor ke ayahnya trus paksu nanya + ngecek langsung,kami gak minta diganti rugi tapi kami gak ambil PS itu lagi dari mereka.
Dari pengalaman itu aku jadi tau ternyata emang ada lho ciri-ciri orang yang dari sananya udah "red flag" kalo urusan pinjam-meminjam. Mulai dari tiba-tiba amnesia, ngilang bak ditelan bumi pas dichat, sampai punya sejuta alasan pas ditagih tapi tetep bisa update story jalan-jalan. Bikin makan hati banget kan, Kak?
Padahal ya, urusan utang piutang ini bukan hal sepele. Dalam agama juga udah diingetin dengan sangat tegas lewat dalil ini:
"Menunda-nunda (membayar utang) bagi orang yang mampu adalah sebuah kezaliman." (HR. Bukhari no. 2400).
Jadi, ini bukan sekadar masalah barang atau nominal uangnya, tapi soal tanggung jawab dan adab. Jangan sampai silaturahmi hancur cuma gara-gara uang yang gak seberapa. Buat kita yang minjemin juga butuh barang itu atau uang itu juga kan.
Kak, aku mau tanya dong dan butuh masukannya , Kalo Kakak lagi di posisi butuhnya sekarang juga tapi sungkan nagih ke sodara atau temen, biasanya pakai trik chat/kalimat pembuka seperti apa sih biar dia langsung peka dan mau ganti hari ini juga? Yuk bantu share trik kalian di kolom komentar ya,👇
... Baca selengkapnyaPengalaman pribadi sering kali mengajarkan kita pentingnya berhati-hati saat meminjamkan barang atau uang untuk teman atau keluarga. Ada kalanya niat membantu malah membuat kita merasa dikecewakan karena orang yang meminjam tak bertanggung jawab mengembalikan tepat waktu. Dari pengalaman saya, ciri-ciri orang yang susah balikin barang pinjaman itu kadang terlihat dari kebiasaan mereka saat pinjam meminjam, seperti sering menunda dengan janji "besok ya" tapi tak kunjung ditepati, menghindar dengan lambat merespons pesan chat, dan punya sejuta alasan ketika ditagih. Bahkan, mereka tetap bisa pamer jalan-jalan atau update status tanpa rasa bersalah.
Hal ini tentu bukan sekadar tentang barang atau uangnya, melainkan tentang tanggung jawab dan kejujuran yang menjadi cerminan kedewasaan seseorang. Dalam Islam, menunda mengembalikan utang bagi yang mampu adalah kezaliman, hal yang seharusnya dihindari agar hubungan baik tidak rusak.
Saya pernah mengalami sendiri saat meminjamkan mainan PS ke ponakan, yang kemudian rusak dan si peminjam malah mengelak saat anak saya menanyakannya. Walau akhirnya saya memutuskan tidak menuntut ganti rugi, rasa kecewa jelas ada. Maka dari itu, mengenali "red flag" ini penting supaya kita bisa melindungi diri dari potensi sakit hati di kemudian hari. Jika kamu saat ini sedang dalam posisi harus menagih tapi sungkan, saya sarankan untuk memulai chat dengan kalimat yang sopan tapi jelas, misalnya menanyakan keadaan secara ramah sambil mengingatkan tentang janji pengembalian. Jangan takut untuk tegas, karena menjaga hak kita juga bagian dari menjaga silaturahmi agar hubungan tetap sehat.
Ayo, jangan ragu bagikan juga trik atau pengalaman kamu waktu menghadapi situasi ini di kolom komentar. Dengan demikian, kita bisa saling belajar dan menemukan cara yang paling efektif untuk menagih tanpa membuat hubungan jadi renggang.
pernah bunda sampe skr pinjam gak di kembalikan🤨