... Baca selengkapnyaKalau ngomongin tanaman bumbu dapur yang wajib ada di kebun, buat aku salah satunya pasti daun pandan. Dari jauh aja aromanya sudah kerasa, apalagi kalau lagi direbus bareng nasi atau santan. Di kebun rumah, pandan termasuk tanaman yang gampang banget dirawat, tapi manfaatnya luar biasa buat masakan sehari-hari.
Buat yang mungkin baru kenal, daun pandan itu bentuknya panjang, ramping, dan berwarna hijau tua mengilap. Ujung daunnya agak meruncing dan kalau dipegang terasa sedikit tebal dan lentur, bukan tipis seperti rumput. Biasanya tumbuh berumpun dari satu titik, makin lama makin banyak anakan. Aroma khas pandan itu wangi manis, lembut, dan langsung kebayang kue tradisional atau nasi yang harum.
Supaya nggak ketukar dengan tanaman lain yang mirip pandan, aku biasanya cek dua hal: pertama, aromanya. Daun pandan yang asli, kalau diremas sedikit, langsung keluar bau harum manis. Kalau nggak wangi, bisa jadi itu tanaman hias yang mirip saja. Kedua, tekstur dan bentuk rumpunnya. Pandan untuk masak umumnya tidak berduri dan daunnya lebih lebar sedikit dibanding beberapa jenis tanaman hias sejenis.
Di dapur, daun pandan ini serbaguna banget. Paling sering aku pakai untuk masak nasi biar harum, tinggal ikat 1–2 lembar dan masukkan ke dalam rice cooker bareng beras dan air. Kalau bikin bubur, kolak, atau jenang juga selalu aku tambahkan pandan. Untuk kue tradisional seperti dadar gulung, nagasari, atau klepon, aku biasa blender daun pandan dengan sedikit air untuk dapatkan sari hijau alami sekaligus wangi. Rasanya beda banget dibanding pakai pasta pandan botolan.
Selain untuk makanan manis, daun pandan juga enak dipakai di masakan gurih. Kadang aku selipkan satu lembar pandan saat masak nasi lemak atau nasi uduk, hasilnya lebih wangi dan terasa istimewa. Pernah juga coba rebus daun pandan bareng serai dan jahe untuk minuman hangat; aromanya menenangkan, pas banget diminum malam hari.
Untuk penyimpanan, kalau panen banyak dari kebun, biasanya aku cuci bersih, keringkan, lalu gulung dan simpan di wadah tertutup dalam kulkas. Tahan beberapa hari, jadi setiap mau masak tinggal ambil. Kadang aku juga potong-potong, simpan di freezer, memang aromanya sedikit berkurang tapi tetap oke untuk campuran rebusan.
Menurutku, punya satu rumpun pandan di halaman itu sudah sangat membantu aktivitas masak. Nggak perlu beli-beli lagi, dan setiap masakan yang pakai daun harum ini terasa lebih segar dan “rumahan”. Buat yang baru mulai berkebun, pandan bisa jadi salah satu tanaman bumbu dapur pertama yang ditanam karena perawatannya simpel tapi manfaatnya kerasa banget di dapur.
baru tau q kak kalau ada daun kari