... Baca selengkapnyaBuat yang baru belajar masak atau lagi cari ide menu harian, tumis adalah salah satu masakan paling gampang dan fleksibel yang bisa banget jadi andalan. Dari dulu aku juga sering bingung, sebenarnya tumis itu apa sih? Singkatnya, tumis adalah teknik memasak dengan sedikit minyak dan api sedang–cenderung besar, sambil terus diaduk supaya bumbu dan bahan matangnya merata tapi tetap segar dan nggak hancur.
Biasanya aku mulai dengan menumis bawang merah dan bawang putih sampai harum, baru masukin cabai, lalu sayurnya. Contohnya kayak tumis daun pepaya, pare, leunca teri, bunga pepaya, atau cepokak. Bumbunya simpel banget: bawang merah, bawang putih, cabai, gula, garam, kadang pakai terasi atau teri, dan sedikit penyedap kalau suka. Kuncinya di tumis adalah tumis bumbu sampai wangi dulu, baru masukkan bahan utama.
Kalau kalian nggak terlalu suka pahit, bisa coba trik yang sering aku pakai:
- Daun pepaya direbus dulu dengan daun jambu atau asam jawa supaya pahitnya berkurang.
- Pare bisa direndam air garam, diremas pelan, lalu dibilas sebelum ditumis.
Yang aku suka dari tumisan itu, waktu masaknya cepat. Misal tumis pare atau tumis leunca teri, kurang lebih 10–15 menit sudah siap. Cocok banget buat menu sahur, bekal kantor, atau makan malam kilat. Tinggal siapkan nasi hangat, tumis adalah jawaban kalau lagi malas ribet tapi tetap pengin makan rumahan yang sedap.
Supaya tumis sayur tetap crunchy dan warnanya cantik, jangan dimasak kelamaan. Sayur cukup layu saja, jadi masih ada tekstur. Dan jangan kebanyakan air, karena tumis bukan sayur berkuah. Aku juga suka tambahin sedikit terasi atau ikan teri di tumis bunga pepaya dan tumis cepokak, rasanya langsung naik level, gurihnya nendang banget.
Menurutku, tumis adalah menu rumahan yang paling mudah dimodif. Mau pakai sayur apa pun bisa: kangkung, buncis, toge, kol, atau campuran. Kalau lagi ada sisa sayur di kulkas, tinggal jadi satu, tumis bumbu iris, selesai deh. Di keluargaku, menu tumisan pahit gini justru jadi rebutan, apalagi kalau dimakan pakai sambal dan kerupuk.
Kalau kalian sendiri, tumis adalah menu andalan juga nggak di rumah? Lebih suka tumis yang pahit-pahit segar gini atau tumis sayur biasa seperti kangkung dan buncis? Coba share versi tumis favorit kalian, siapa tahu aku bisa contek buat menu harian berikutnya.
Aku baru nyoba yang pare ternyata enak kalo pahitnya ilang 😂