Allah Membiarkannya Terjadi—Agar Kasih ....
Allah Membiarkannya Terjadi—Agar Kasih Menyelesaikannya. Akhir Perlawanan, Awal Kehidupan. #goodfriday #salib #keadilan #digenapi #kasihAllah
Sebagai seseorang yang pernah merasakan pergulatan batin mendalam tentang arti pengorbanan, saya menemukan pemahaman baru melalui refleksi mengenai Jumat Agung. Pada hari itu, kita diajak untuk melihat bahwa Allah membiarkan segala sesuatu terjadi bukan tanpa sebab, melainkan agar kasihNya dapat bekerja secara sempurna menyelesaikan semua perlawanan dan kejahatan. Saya menyadari bahwa kasih Allah yang tidak bereaksi dengan cara biasa, melainkan dengan penyerahan diri yang sadar, membuka jalan baru bagi kehidupan sejati. Kasih yang tidak dihancurkan oleh kematian ini menjadi satu-satunya realitas yang dapat menuntun kita melewati kegelapan menuju terang. Perjalanan lewat salib bukan hanya simbol penderitaan, tapi juga lambang keadilan dan penggenapan janji Allah. Dalam pengalaman pribadi, merenungkan makna salib membuat saya belajar bahwa hidup tidak lagi harus dipenuhi oleh pembuktian diri atau perlawanan sengit terhadap keadaan. Sebaliknya, lewat Jumat Agung, kita diajak untuk memasuki pola hidup baru yang dilandasi oleh sikap menyerah yang sadar, menerima dan percaya pada kasih yang penuh pengharapan. Saya percaya bahwa memperingati Jumat Agung dengan pemahaman yang mendalam membantu kita untuk tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga diam-diam dibentuk oleh kasih yang menyembuhkan dan membebaskan. Kasih Allah tersebut menyerap segala kejahatan tanpa balas, menuntun kita untuk hidup dalam keadilan yang sebenarnya, yang tidak longgar meskipun dalam penderitaan.



































