Satu keberanian, Satu Ancaman kalah telak....
“Kamu berani juga, hubungi aku duluan.” katanya sambil berdiri. Suasana taman kota dengan cahaya siang terbuka, ramai orang lalu-lalang. Tidak ada sudut ge lap untuk salah paham. Farrel sudah duduk di bangku kayu ketika aku datang. Kemeja polos, wajah yang sama seperti terakhir kali, terlalu