... Baca selengkapnyaDulu aku juga bingung, kok jerawat selalu muncul di spot yang sama? Setelah baca-baca dan coba perhatiin sendiri di depan kaca (kayak di ilustrasi wanita bercermin itu), ternyata letak jerawat bisa kasih clue soal penyebabnya.
1. Jerawat di dahi
Kalau aku pribadi, jerawat di dahi sering muncul waktu pola tidur berantakan dan lagi stres. Dahi itu dekat sama area T-zone yang mudah berminyak. Kalau kamu sering pakai poni, helm, atau topi yang jarang dicuci, keringat dan minyak bisa kejebak dan memicu jerawat. Jadi sekarang aku rutin cuci helm, bantal, dan usahain tidur lebih teratur.
2. Jerawat di pipi
Jerawat di pipi aku sering muncul gara-gara salah pilih make up dan kebersihan tangan/HP. Pipi itu sering nempel ke layar HP, masker, atau sarung bantal. Kalau jarang dibersihin, bakteri penyebab jerawat gampang pindah ke kulit. Makanya penting double cleansing, pilih makeup non-comedogenic, dan rajin ganti sarung bantal.
3. Jerawat di area bawah hidung & sekitar mulut
Area bawah hidung dan sekitar mulut biasanya ke-trigger sama kebiasaan pegang-pegang wajah, kumis/area bawah hidung yang sering berkeringat, atau sisa makanan/saus yang nggak langsung dibersihin. Kalau lagi flu dan sering lap hidung pakai tisu, gesekan terus-menerus juga bisa bikin kulit iritasi dan gampang jerawatan.
4. Jerawat di dagu
Kalau aku, jerawat di dagu sering muncul menjelang menstruasi. Banyak yang bilang area dagu berkaitan sama hormon. Selain itu, kebiasaan menopang dagu waktu duduk atau rebahan juga bikin bakteri mudah nempel. Jadi mulai sekarang coba perhatiin, apakah jerawat di dagu munculnya musiman (misal tiap mau haid) atau terus-menerus.
5. Jerawat karena pola makan & kurang tidur
Walaupun letaknya beda-beda, pola makan dan kurang tidur tetap pengaruh besar. Waktu aku kebanyakan makan gorengan, susu, atau snack manis, kulit rasanya lebih gampang beruntusan. Ditambah begadang, tubuh kurang waktu buat recovery, akhirnya jerawat makin gampang muncul. Coba pelan-pelan kurangi makanan pemicu dan atur jam tidur.
6. Ilustrasi jerawat bantu kamu observasi
Gambar ilustrasi jerawat dan letaknya itu sebenarnya membantu banget buat kita "mapping" wajah sendiri. Kamu bisa coba bercermin, lihat bagian mana yang paling sering jerawatan: pipi, dahi, bawah mata, sekitar hidung, atau dagu. Dari situ baru pelan-pelan koreksi kebiasaan (makeup, skincare, pola makan, tidur, stres).
Tips terakhir dari aku: jangan langsung overthinking kalau muncul jerawat hijau di pipi atau jerawat merah meradang. Fokus dulu ke kebersihan kulit, cek produk yang kamu pakai, dan kalau jerawat makin parah atau muncul di area sensitif, lebih baik konsultasi ke dokter kulit supaya dapat penanganan yang tepat.
Semoga penjelasan penyebab jerawat berdasarkan letaknya ini bikin kamu lebih paham sama kulitmu sendiri. Boleh banget di-save "biar ngga lupa ya say" dan pelan-pelan dipraktikin satu-satu.