... Baca selengkapnyaJujur, sebagai IRT kadang hariku penuh banget sampai rasanya nggak sempat duduk lama buat berdoa. Dari situ aku mulai cari "doa sela" yang pendek-pendek, tapi maknanya dalam dan bisa dibaca kapan saja, bahkan sambil beraktivitas.
Biasanya begitu bangun tidur dan mau mulai beresin rumah, aku mulai dengan membaca: "Rabbi yassir wa la tu’assir, rabbi tammim bil khair." Artinya kurang lebih, “Ya Rabb, mudahkanlah dan jangan Engkau persulit, dan sempurnakanlah dengan kebaikan.” Doa ini aku jadikan pengingat bahwa semua kerjaan hari ini aku titipkan ke Allah agar dimudahkan satu per satu. Sambil siapin sarapan atau beberes, doa ini bisa diulang pelan-pelan.
Kalau lagi banyak kekhawatiran, entah soal keuangan, anak, atau pekerjaan suami, aku sering baca: "Hasbunallāhu wa ni‘mal wakīl." Doa penyelamat ini sederhana banget, tapi rasanya menenangkan, seakan kita diingatkan kalau Allah lah sebaik-baik penolong. Biasanya aku baca ketika lagi duduk sebentar habis nyapu, atau saat nunggu jemuran, jadi benar-benar jadi doa sela di tengah kesibukan.
Ada juga momen ketika hati terasa gelisah tanpa sebab yang jelas. Di situ aku suka membaca doa: "Allāhumma innī a‘ūdzu bika minal-hammi wal-hazan…" yang maknanya kita berlindung kepada Allah dari rasa gelisah dan sedih. Walaupun nggak baca panjang, cukup potongan awalnya aja sudah bikin hati teringat bahwa kegundahan itu bisa dititipkan ke Allah, bukan dipendam sendiri.
Satu lagi zikir yang aku suka banget karena singkat tapi maknanya besar adalah "Yā Fattāh" yang artinya "Wahai Dzat Maha Membuka." Zikir ini sering aku baca saat butuh jalan keluar, misal kerjaan rumah numpuk, anak rewel, tapi badan capek. Sambil tarik napas dalam, ucapkan "Yā Fattāh" berulang-ulang, rasanya ada saja pintu kemudahan dibukakan, entah jadi lebih tenang atau tiba-tiba ada solusi yang nggak kepikiran sebelumnya.
Menurut pengalamanku, doa-doa pendek seperti ini cocok banget buat kita yang harinya padat, apalagi buat IRT. Nggak harus nunggu waktu khusus, cukup diselipkan di sela aktivitas: sambil nyapu, cuci piring, menunggu makanan matang, atau saat di kendaraan umum. Pelan-pelan, hati jadi lebih tenang, nggak gampang panik, dan kita merasa lebih dekat dengan Allah walaupun sedang sibuk.
Kalau kamu juga lagi cari doa penyelamat harian, boleh banget pilih 1–2 doa pendek yang paling mudah kamu ingat dulu. Tempel di catatan HP, tulis di sticky note di dapur, atau jadikan wallpaper. Lama-lama, tanpa sadar, doa sela ini akan otomatis terucap setiap kali hati mulai penat. Barokallohu fiina, semoga harimu yang sibuk tetap terasa ringan dan penuh keberkahan.
bikin lahir dan batin tentram ya kak masyaallah