... Baca selengkapnyaSebagai warga biasa yang sering lihat berita tentang Sherly Tjoanda, aku pribadi cukup tertarik dengan satu hal: bagaimana seorang Gubernur Maluku Utara memaknai kalimat “setiap rupiah di APBD harus dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat Maluku Utara”. Buatku, ini bukan cuma sekadar quotes keren untuk acara resmi, tapi jadi pengingat kalau uang daerah itu sebenarnya milik kita bersama.
Waktu pertama kali baca kutipan Sherly Tjoanda sebagai Gubernur Maluku Utara, aku langsung kepikiran soal daerah-daerah terpencil di Malut yang masih butuh perhatian, mulai dari akses jalan, listrik, sampai fasilitas pendidikan. Dari sudut pandang warga, harapan terbesar ya supaya pemimpin benar-benar konsisten dengan apa yang diucapkan di podium. Quotes kayak gini terasa relevan banget ketika kita lihat sendiri bagaimana kondisi di lapangan.
Buat yang lagi cari info tentang Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara, biasanya orang juga penasaran sama sisi personal: bagaimana keluarganya, bagaimana hubungan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara dalam bekerja, dan apakah mereka kompak saat mengambil keputusan penting. Menurutku, kekompakan di level ini akan sangat berpengaruh pada bagaimana APBD dialokasikan ke sektor yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Kalau ngomongin keluarga Gubernur Maluku Utara, banyak orang merasa lebih dekat saat tahu pemimpinnya juga punya peran sebagai orang tua, pasangan, dan anggota keluarga. Dari situ kita bisa menilai nilai-nilai yang dipegang, misalnya soal kejujuran, kesederhanaan, dan empati. Nilai-nilai ini biasanya kebawa ke cara mereka memimpin daerah. Aku pribadi selalu senang kalau ada cerita keseharian pemimpin yang sederhana dan mau turun langsung ke masyarakat.
Melihat figur Sherly Tjoanda di podium dengan mikrofon dan tablet, lalu ada kutipan besar “SETIAP RUPIAH DI APBD HARUS DIMANFAATKAN UNTUK KEPENTINGAN RAKYAT MALUKU UTARA”, rasanya seperti diingatkan bahwa transparansi dan pengawasan publik itu penting. Sebagai warga, kita juga punya peran: ikut memantau, membaca laporan, dan bertanya kalau ada program yang kurang terasa.
Bagi kamu yang mencari quotes Sherly Tjoanda untuk dijadikan caption atau bahan renungan, menurutku kutipan tentang APBD ini cocok banget dipakai sebagai pengingat pribadi. Misalnya kalau kamu kerja di pemerintahan, organisasi, atau komunitas, kalimat ini bisa jadi prinsip bahwa setiap sumber daya yang kita pegang harus kembali lagi untuk kepentingan orang banyak, bukan hanya golongan tertentu.
Ke depan, aku berharap hubungan antara Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara bisa makin solid dalam mewujudkan cita-cita dari quotes tersebut. Sebagai warga, aku akan terus menilai bukan hanya dari kata-kata, tapi juga dari aksi nyata: apakah anggaran benar-benar sampai ke desa-desa yang jauh, apakah ada program untuk anak muda, dan apakah pelayanan publik makin mudah. Dari situ, barulah sebuah kutipan pemimpin terasa hidup dan bermakna.