Sekilas #infoblitar - Puluhan pedagang pasar pagi Kesamben lakukan aksi blokade jalan pagi ini (6/5). Para pedagang yang melakukan aksi protes ini menolak relokasi sementara Pasar Kesamben di Lapangan Babadan. Sebelumnya, Pemkab Blitar sudah melakukan sosialisasi dan pembinaan pedagang pasar pagi Kesamben terkait rencana relokasi pedagang pasar pagi ke pasar relokasi yang berada di lapangan Babadan , Ds. Kesamben.
Pengalaman saya melihat langsung aksi blokade jalan yang dilakukan oleh puluhan pedagang Pasar Pagi Kesamben memberikan gambaran jelas terkait penolakan mereka terhadap relokasi pasar ke Lapangan Babadan. Aksi ini bukan hanya bentuk demonstrasi biasa, tetapi juga cerminan kekhawatiran para pedagang terhadap kesejahteraan dan keberlangsungan usaha mereka. Para pedagang merasa lokasi baru kurang strategis dan dapat berpengaruh pada jumlah pengunjung serta omset penjualan. Selain itu, akses menuju Lapangan Babadan yang menjadi lokasi relokasi juga menjadi perhatian, sebab risiko kehilangan pelanggan tetap menjadi kekhawatiran utama. Penolakan ini juga disertai harapan agar pemerintah daerah lebih memperhatikan aspirasi dari pedagang dan mencari solusi yang lebih baik daripada relokasi paksa. Menurut saya, sosialisasi dan pembinaan yang dilakukan Pemkab Blitar memang penting, namun harus lebih intensif dan terbuka guna mendengarkan keluhan para pedagang. Komunikasi dua arah yang baik dapat mendorong terciptanya solusi bersama yang menguntungkan semua pihak. Misalnya, dengan memperbaiki fasilitas pasar yang ada tanpa memindahkan pedagang ke tempat baru yang dianggap kurang layak. Pengalaman ini mengingatkan saya bahwa dalam setiap perubahan kebijakan publik yang memberikan dampak pada masyarakat, keterlibatan langsung dari pelaku usaha kecil sangat perlu. Dialog yang berkelanjutan dan transparansi informasi dapat meredam ketegangan dan menumbuhkan rasa percaya antara pemerintah dan masyarakat. Saya berharap kelanjutan dari kasus ini dapat berjalan dengan baik dan pedagang Pasar Kesamben mendapatkan solusi terbaik yang menjaga kelangsungan perekonomian mereka.



























































