STOP ! ALLAH NGGAK MAU KAMU PERSULIT DIRIMU😭😩
Bukan perintah Tuhan yang berat.
Yang sering terasa berat adalah hati manusia sendiri.
Dalam Surah Al-Baqarah, Allah tidak sedang membahas seekor sapi.
Ia sedang menyingkap cara manusia menyikapi ketaatan.
Perintahnya jelas.
Namun pertanyaan demi pertanyaan membuatnya semakin rumit.
Bukan karena ingin memahami sepenuhnya,
melainkan karena ada bagian hati yang belum siap melepaskan.
Sapi itu dipilih karena nilainya.
Ia harta.
Ia simbol usaha dan rasa aman.
Maka saat diminta untuk dikorbankan,
yang diuji bukan kekuatan pisau,
melainkan keterikatan batin.
Ada ketaatan yang terasa ringan
karena hati telah lebih dulu berserah.
Ada pula ketaatan yang terasa mahal
karena akal terus mencari alasan untuk menunda.
Surah ini mengajarkan satu hal hening:
semakin lama hati bernegosiasi dengan perintah-Nya,
semakin besar harga yang harus dibayar untuk taat.
Bukan sapinya yang membuat berat.
Melainkan genggaman yang belum rela dilepas.
— Refleksi Al-Baqarah











































