Bab 1 - Kabar Du ka

[“Ayah… Ayah….”] suara Rani, mertuanya, terpo tong oleh isakan yang tak tertahankan. [“Ayahmu… dia… dia sudah tidak ada….”]

“Tidak mungkin!” Naufal memo tong, suaranya meninggi, penuh peno la kan. “Ayah baru saja saya telepon siang tadi, dia baik-baik saja!”

[“Sera ngan jan tung, Na k. Tiba-tiba… di mobil… dalam perjalanan pulang rapat…”] Rani teri sak semakin menjadi. [“Dia sudah… di UG D… tapi tidak tertolong….”] Kalimat terakhir lenyap dalam derai tangis histe ris.

“Mas Naufal?” Binar membisik, tangannya mera ih lengan suaminya. Dingin.

“Ayah… me ning gal,” ucap Naufal, datar, seolah kata-kata itu belum bisa dipahami ota knya sendiri. Lalu, seperti tersadarkan, ia melom pat dari tem pat tid ur. “Cepat, Binar! Bantu aku pakai baju! Kita harus ke rum ah sa kit! Ibu sendirian! Liana dan Dewi pasti kalang kabut!”

Hari-hari berikutnya adalah kabut kesibukan dan du ka. Rum ah du ka penuh se sak oleh pela yat. Naufal nyaris tidak pernah pulang. Dia tid ur di rum ah orang tuanya, mengurus segala keperluan, menemani ibu dan adik-adiknya yang tampak seperti kapal tanpa nahkoba.

“Binar.”

“Aku butuh cin cin ka winmu. Yang berlian kecil itu.”

Binar berkedip. “Cincin ka winku? Untuk apa?”

“Untuk bia ya. Ua ng kita habis untuk ba yar ua ng mu ka tan ah ma kam dan beli ini-itu,” kata Naufal, suaranya datar namun teg ang. “Aku butuh ua ng. Untuk selamatan nanti setelah pema ka man. Tagi han-tagi han dari rum ah du ka dan catering masih numpuk. Kar tu kre dit sudah lim it.”

“Tapi… Rara juga butuh su su, Mas. Ua ng belanja sudah hampir habis…” Binar membela diri, suaranya kecil.

Terdiam sejenak, napasnya tersengal. “Berikan cin cin itu. Aku janji akan mene busnya nanti. Tapi sekarang, aku butuh itu. Untuk ayahku. Untuk keluarganya.”

Dengan tangan ge me tar, ia mele pas cincin sederhana itu dari jarinya. Logam itu terasa hangat oleh suhu tu buhnya. Saat menyerahkannya ke tangan Naufal, rasanya seperti menyerahkan sebuah poto ngan dari jiwanya, dari ikatan pernikahan mereka, untuk sebuah pengor banan yang hanya satu arah.

Naufal mengambilnya, menggeng ga mnya cepat. “Terima kasih,” ucapnya singkat, lalu berbalik ba dan, kembali menghampiri Rani yang sedang duduk lesu, me me luk pundak ibunya.

Tiba-tiba, keributan kecil di dekat pintu masuk menarik perhatiannya. Suara Rani, yang selama ini terdengar lirih dan putus asa, tiba-tiba melengking penuh emo si.

"Oh, Tuhan! Kamu datang!"

Binar menoleh. Seorang pe rem pu an dengan gaun hitam sederhana namun tampak ma hal, ramping, dan berwajah ayu dengan riasan sempurna yang tak terganggu oleh tangis, berjalan cepat masuk. Rani, yang tadi terlihat lem as tak berdaya di samping Naufal, tiba-tiba bangkit dengan energi yang tak terduga.

"Kamu akhirnya datang, sayang. Ibu tunggu," rin tih Rani ke ba hu perempuan itu, suaranya terdengar jelas di keheningan yang tiba-tiba menyergap ruangan. Beberapa mata keluarga besar tertuju pada mereka.

"Aku langsung terbang begitu dengar kabar, Bu. Sedih banget..." suara perempuan itu lembut, terdengar jujur dan penuh empati. Dia mene puk-ne puk pung gung Rani dengan lembut.

Binar mengamati, perasaan cam pur aduk. Siapa dia? Kenapa Rani, yang bahkan tak pernah meme luknya dengan hang at, memperlakukan pe rem pu an a si ng ini dengan kein timan seorang ibu pada a nak kan dungnya?

[bersambung]

Selengkapnya di K B M App

Judul : Sunyi Yang Dititipkan Suamiku

Penulis : Tepian Mahligai

#TepianMahligai

#KBM

#SunyiYangDititipkanSuamiku

1/15 Diedit ke

... Baca selengkapnyaKisah seperti ini sangat menggambarkan betapa beratnya beban yang harus dipikul oleh keluarga ketika menghadapi kehilangan mendadak, terutama kepala keluarga yang biasanya menjadi tumpuan utama. Dari pengalaman saya pribadi, saat anggota keluarga inti meninggal secara tiba-tiba, kami merasakan betapa pentingnya dukungan emosional dan juga perencanaan finansial yang matang. Dalam banyak kasus seperti yang dialami Naufal, masalah ekonomi bisa menjadi sumber stres tambahan di tengah kesedihan. Misalnya, pengeluaran besar untuk biaya rumah duka, catering, serta tagihan yang menumpuk seperti kartu kredit, seringkali tidak bisa dihindari. Oleh karena itu, bagi keluarga yang mengalami situasi serupa, sangat disarankan untuk memiliki dana darurat atau asuransi jiwa yang dapat membantu meringankan beban finansial. Selain itu, cerita ini juga menunjukkan dinamika dalam keluarga, di mana pengorbanan seperti melepas cincin kawin demi dana selamatan menjadi simbol betapa besar cinta dan tanggung jawab yang dirasakan setiap anggota keluarga. Sebagai orang yang pernah melewati masa berkabung, saya paham bagaimana keputusan-keputusan sulit dapat menguji kekuatan keluarga. Yang tak kalah penting adalah menjaga komunikasi dan keterbukaan di antara anggota keluarga. Dalam cerita ini, muncul figur perempuan misterius yang disambut hangat oleh mertua, menimbulkan pertanyaan dan rasa ingin tahu. Hal ini mengingatkan saya bahwa pada saat-saat sulit, kehadiran seseorang yang tulus dan suportif sangat berarti, bahkan jika orang itu bukan keluarga langsung. Selalu penting untuk saling memahami dan memberi dukungan, agar keluarga dapat bertahan dan bangkit dari duka tersebut. Melalui cerita ini, pembaca mendapatkan gambaran nyata tentang kehidupan yang penuh lika-liku, haru, dan pengorbanan. Semoga kisah ini menginspirasi kita untuk lebih peduli dan tanggap terhadap kondisi keluarga di sekitar kita.

Posting terkait

Hai semua , apa kabar ?? Selamat Tahun Baru 2025😍
Jadi ceritanya , udah berangkat ke gym tapi mampir dulu keramas di salon nah pas masih di salon si suami chat bilang anak ku nangis terus , tumben juga suami ga bisa handle anakku ( yah emg dri kemarin anakku lgi super clingy ) as mother instinc i cancel my session at gym , but gratefuly i still ca
Dewayuelsa_

Dewayuelsa_

306 suka

Kolase enam foto pasangan yang berbeda dengan teks overlay "KALAU ALLAH PISAHKAN TANDANYAAA...", mengilustrasikan tema perpisahan dan hubungan dalam konteks spiritual.
Foto selfie pasangan di dalam mobil dengan teks yang menjelaskan bahwa perpisahan bisa jadi karena kasih sayang Allah, untuk mengajarkan kesabaran atau mengungkap kebenaran.
Foto pasangan duduk di bawah pohon dengan kutipan Surah An-Nisa ayat 19 tentang memperlakukan pasangan dengan baik, menekankan kesabaran dalam pernikahan.
2025 full kabar perpisahan 💔 Kenapa yaa?
Hi Lemonade Babes 🍋💛 2025 rasanya penuh kabar pisah... Bukan cuma yang punya nama, tapi juga orang-orang yang kelihatannya bahagia. 😞 Kenapa bisa begitu? Mungkin karena Allah lagi buka mata kita — kalau nggak semua yang terlihat indah itu benar-benar damai di dalamnya. 🌿 Kadang Allah iz
rani septiani

rani septiani

220 suka

Gambar menampilkan sekelompok pria sedang sholat berjamaah, dilihat dari belakang. Terdapat teks yang menjelaskan pentingnya sholat Subuh sebagai panggilan pertama dan cerminan hidup, serta janji Allah dalam Al-Qur'an tentang malaikat yang mencatat kebaikan bagi yang menjaganya.
Assalamu'alaikum, apa kabar bestie lemon8
#IRTAward #KeseharianKu #ViralTerbaru #RuangAmanHijab
Three - F Collection's

Three - F Collection's

10 suka

Empat hidangan jeroan yang berbeda, seperti sambal jeroan dan sate usus, dengan teks yang menyatakan kenikmatan jeroan namun kekhawatiran akan kolesterol.
Seorang wanita berhijab sedang beristirahat, disertai teks yang menjelaskan gejala seperti mudah lelah, pegal di tengkuk, kesemutan, dan nyeri kaki.
Hidangan jeroan pedas dengan cabai hijau dan merah, disertai teks yang menceritakan diagnosis kolesterol tinggi setelah sering mengonsumsi jeroan.
IRT DOYAN MAKAN JEROAN, APA KABAR KOLESTEROL?
Pengen makan Jeroan tapi takut kolesterol? Tenang, kamu ga harus putus total kok 🤭 Yang paling penting, tau batasnya ya. Ingat! Segala sesuatu yang berlebihan itu ga baik ✨ Selain batasi porsi, juga harus diimbangi dengan banyak makan sayur, minum air putih yang cukup, aktif bergerak, dan 1 l
Julliana Nuning

Julliana Nuning

9 suka

KALAU PEREMPUAN SUKA HILANG KABAR?
Ah itu artinya bukan kamu yang dia mau, iya ada yg lain itu jelas atau dia kesal sama kamu!! #DiaryHariIni #ApaKabarDunia #CeweBanget
Irien Ahmad

Irien Ahmad

172 suka

Apa kabar perut after lebaran
Lebaran itu bukan masalah… yang jadi masalah adalah kita nggak kasih waktu tubuh untuk balik normal. Setelah beberapa hari: ➡️ makan tinggi gula ➡️ tinggi lemak ➡️ minim serat Wajar banget kalau muncul: • begah • perut penuh • susah BAB Yang kamu butuhin bukan diet ekstrem… tapi ba
Dokter Nutrisi & Diet Sehat

Dokter Nutrisi & Diet Sehat

2 suka

kabar baik
#tarotreader
Ds Leony

Ds Leony

641 suka

Seorang pria berambut hitam basah tersenyum lebar, menunjukkan giginya, mengenakan kemeja berwarna terang dengan kerah. Latar belakangnya gelap.
Seorang pria berambut hitam basah tersenyum ceria sambil melihat ke atas, dengan tangan kanannya menyentuh kepala. Ia mengenakan kemeja gelap di atas kaus putih.
Seorang pria berambut hitam bergelombang tersenyum ke samping, mengenakan kemeja kotak-kotak gelap di atas kaus gelap. Earbud terlihat di telinga kirinya.
pesona cowok yang tanpa kabar 🤭
yang sabar ya buat para istrinya Yoongi 🥰 #Suga #Minyoongi #Bts
Aya V 💜

Aya V 💜

10 suka

Kabar gembira buat perempuan
Pesona Islam

Pesona Islam

54 suka

Wanita berhijab dan pria (wajah disensor) berdiri di jembatan, dengan tulisan 'MANTAN AKU PUTUSIN GARA-GARA HAL INI' dan 'INI KABARNYA 16 TAHUN KEMUDIAN ga nyangka'.
ini kabarnya 16 tahun kemudian ga nyangka 🥹✨❤️
hai lemonade... udah lama banget aku ga posting ya.. real life aku as mom of two - bayi sama toddler, ibu rumah tangga, admin dan kelola toko baju, seorang istri dan peran" lainnya masyaAllah sekali bikin waktuku terkuras. sebenernya nyambi jadi kreator #Lemon8 juga bisa aja tinggal MANAJEMEN
vanvanlemon🌱

vanvanlemon🌱

71 suka

hai apa kabar kkk semua 🥰
Waode Suratmi

Waode Suratmi

534 suka

Lihat lainnya