Bab 6
Hari H kemping kampus biru tiba. Pagi ini maba berkumpul di lapangan, panitia bersiap sejak semalam, termasuk Luna dan Nadia.
"Lo nggak lupa bawa jaket kan, Na?" tanya Nadia sambil memeriksa barang.
"Nggak udah gue siapin di tas. Lo bawel banget, kempingnya cuma 3 hari 2 malam, kan?" jawab Luna santai.
"Iya, bukan gitu. Gimanapun kita tuh t i d u r di luar r u m a h, seanget-angetnya t i d u r dalam tenda, lebih anget t i d u r di k a m a r r u m a h, kan?" Nadia berkilah.
Luna memutar bola mata. "Iya."
Mereka lalu mengabsen mahasiswa. Adrian selalu mendampingi Luna dan mengatur agar satu bus. Bus 1 didampingi Adrian, Yuda, Egi, Angga, Luna, Nadia, Erin, Silvi, dan Bella. Pukul 8 pagi, bus berangkat menuju lokasi perkemahan dengan waktu tempuh sekitar 2 jam.
Di perjalanan, Luna dan Nadia sibuk melihat alat tulis lucu di ponsel. "Ih, mau gue, pesenin buruan, Nat," pe kik Luna.
"Ada apa, Luna?" Adrian beranjak memenghampiri.
"Nggak apa-apa, Kak," jawab Luna singkat.
"Kalau ada apa-apa bilang aja, aku di sini kok." Adrian kembali duduk di barisannya.
"Udah dia nggak bakal ilang, Dri," bisik Yuda.
"Heran gue, su sah banget dideketin," balas Adrian.
"Kak Adrian! T o l o n g bantuin temen aku!" panggil seorang gadis berjaket pink. Adrian menghampirinya. gadis lain berjaket serupa memejamkan mata.
"T o l o n g, Kak. Kepala aku sa kit banget." Gadis itu menyandarkan kepala di bahu Adrian. Itu adalah Tiara, gadis yang menyukai Adrian, dibantu gengnya lewat sebuah trik.
Sementara itu, Jo dan Om Damar mengendarai mobil di belakang bus. Jo membahas gugatan ce rainya pada Keira.
"Jadi, Jo nggak perlu hadir ke persidangan agar semuanya cepat selesai?"
"Iya, kalian berdua tidak perlu hadir saat persidangan," jawab Om Damar.
"Jo juga tidak mau bertemu dengan Kei. Sudah cukup Jo berjuang." Jo meremas setir.
"Om nggak nyangka selama dua bulan pernikahan kamu masih perja ka?" Om Damar tergelak.
"Sudah, Om jangan dibahas."
Dua jam berlalu, mereka tiba di hutan pinus sejuk. Jam 12 siang, tenda peserta berdi ri, dibantu Adrian dan Yuda untuk tenda Luna. Acara dimulai jam 2 siang.
Di dalam tenda, Luna pa nik. "Ya ampun, Nat. Jaket gue kok nggak ada di tas sih?"
"Di sini kalau malam dingin banget tahu."
"Gue pinjem jaket lo aja."
"Enak aja, gue cuma bawa satu."
Tiba-tiba terdengar te riakan dari luar: "T o l o n g! T o l o n g!"
--
PENASARAN DENGAN KELANJUTANNYA?
Yuk, baca bab selengkapnya sekarang juga cuma di Fizzo APP!
📚 Judul: Terjebak Duda Fresh Graduate
✍️ Penulis: Irma Marmaningrum
Jangan lupa download Fizzo APP dan cari judul di atas ya!
#Fizzo #TerjebakDudaFreshGraduate #IrmaMarmaningrum #RekomendasiNovel


























