Lemon8Komuniti gaya hidup

Send To

Line
Facebook
WhatsApp
Twitter
Salin pautan

Dapatkan pengalaman aplikasi yang penuh

Temui lebih banyak siaran, hashtag dan ciri pada aplikasi.

Buka Lemon8
Buka Lemon8
Buka Lemon8
Bukan sekarang
Bukan sekarang
Bukan sekarang
  • Kategori
    • Untuk Anda
    • Kecantikan
    • Fesyen
    • Makanan
    • Kediaman
    • Pelancongan
  • Versi aplikasi
  • Bantuan
  • Malaysia
    • Malaysia
    • 日本
    • ไทย
    • Indonesia
    • Việt Nam
    • Singapore
    • US
    • Australia
    • Canada
    • New Zealand
    • UK
Laman web rasmiDasar privasiTerma PerkhidmatanCookies Policy
Bab 9 "Maaf A, Alina tidak punya waktu banyak. Alina harus salat dan menyiapkan buku untuk kuliah." "Aku akan antar jemput kamu setiap hari," ucapnya setengah memaksa, mencoba menyelamatkan harga dirinya yang baru saja kutebas halus. "Terserah Aa," jawabku sambil lalu. *** "Aa udah s
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Bab 3 "Nah, kalau begini kan kelihatan berkelas. Siapa yang sangka ini anggur sisa ta bu ngan istri?" gumam Farhan dengan senyum li cik. Farhan dan dua orang temannya sampai di depan pintu ka mar nomor 502. Lalu Farhan mengetuk pintu dengan lembut. "Masuk," Farhan masuk dengan wajah ya
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Bab 3 “Sayang, tolong gendong an ak kita ya. Sebaiknya kita menjenguk Cassy sebelum pulang.” “Ah, ya. Itu ide bagus.” Aqeela benar-benar harus men ahan diri sekuat tenaga. Melihat ekspresi suaminya setiap nama Cassy disebut saja sudah membuatnya jij ik hingga ingin melu dahi suaminya. Dia
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Bab 8 Hidup dengan A Dirga itu sebenarnya simpel. Sangat simpel sampai terasa hambar. Dia sibuk dengan biji kopinya, aku sibuk dengan hafalan dan tugas kuliah. Kami seperti dua garis lurus yang berjalan beriringan tapi tidak pernah bersinggungan. Dan jujur saja, aku menikma tinya. Ini sepe
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Bab 2 "Kania! Mana minumnya? Suami baru pulang malah tidak disambut!" "Ini, Mas, air putihnya," ucap Kania pelan sembari menyodorkan gelas. Farhan meminumnya sekali teguk, lalu matanya tertuju pada catatan kecil di samping kompor. Itu adalah catatan pengeluaran harian Kania. Dengan cepat, Fa
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Bab 2 “Si a l! Berani sekali mereka melakukan ini semua sama gue. Mereka pikir gue be go!” Ma ki Aqeela setelah Junet menyerahkan bukti-bukti tentang perselingkuhan Romeo dan kejah atan lainnya. “Ini bukti kalau an ak Anda memang sudah ditukar. Suster itu langsung buka mulut begitu saya kata
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Bab 7 "Jam berapa ini?" 07.15. Aku melompat turun dari ka sur. "Alina!" teriakku. Aku berlari keluar ka mar. Ruang tengah kosong. Dapur sepi. Ka mar mandi kering. Aku menerobos masuk ke ka mar Alina. Pintunya tidak terkunci. Di dalam sana, kasur sudah rapi tanpa cela. Sprei tegang
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Bab 1 "Baru pulang?" Suara be rat itu membuat Kania tersentak. Di ruang tamu, Farhan sudah duduk bersedekap da da. "I-iya, Mas. Tadi habis dari pasar sebentar," jawab Kania pelan. Ia mencoba terus melangkah menuju dapur, berharap suaminya tidak menyadari apa yang ia bawa. "Berhenti!" be
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Kisahku kayak drama cina yang lagi populer. Suami seling kuh, terus mau membo dohi istrinya mentah-mentah. Tapi ini kisahku, nggak akan aku biarkan donk. Bagaimana menurutmu? *** MEMBO DOHI GUN DIK SUAMIKU (GUN DIK ITU SALAH PILIH LAWAN) BAB 1 sheilaluktri Semua kejadian berjalan beg
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Bab 6 – Dosa dalam Senyuman “Maaf, Dan...” bisiknya lirih, seraya duduk di sebelahnya. “Aku nggak punya pilihan lain... Mereka tekan aku untuk bicara. Pengacaranya Aurel mungkin tahu sesuatu... Kalau aku nggak tanda tangan, mereka akan seret aku juga.” Suara Dita bergetar, tangannya menye
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Baru juga mela hirkan an ak pertama. Eh, seenaknya saja mau ambil an ak aku. Gimana cara nolaknya ya? Menurut kalian gimana kalau an ak kalian diminta kakak ipar? DISIKSA SUAMI DIPUNGUT MAFIA TAMPAN BAB 3 “Ratih!!! Mana sarapan? Kenapa meja makan masih kosong?” Suara teriakan itu meme cah
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

“Dek, kamu tahu juga di Jakarta ini seperti apa cara bergaulnya. Dia di sini dititipkan sama kita buat mendapatkan gelar sarjana, bukan untuk mendapatkan banyak teman dan pergaulan bebas.” Sorot matanya lalu kembali berpindah ke padaku membuatku menahan nafas dalam beberapa saat. “Jangan berteman s
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Bab 5 – Yang Mereka Sembunyikan Satu per satu halaman ia buka. Awalnya hanya daftar keua ngan bulanan: pengeluaran rum ah tangga, cicilan mobil, biaya sekolah keponakan Daniel. Semua tampak normal—hingga matanya menangkap kolom yang membuat da danya mengepal. Penge luaran untuk Dita: Trans
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Baru juga mela hirkan an ak pertama. Eh, seenaknya saja mau ambil an ak aku. Gimana cara nolaknya ya? Menurut kalian gimana kalau an ak kalian diminta kakak ipar? DISIKSA SUAMI DIPUNGUT MAFIA TAMPAN BAB 2 “Tunggu sebentar!” “Ah, iya Ma. Nanti temani aku belanja ya. Ada banyak banget ba
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Aku, tersenyum kecil menatap jejak cinta Juan. Bibirnya yang hangat menye ntuh kulitku, mening galkan sensasi hangat yang menyebar hingga ke pu cuk kepala. Tanpa bisa kucegah, pipiku selalu memerah setiap kali mengingatnya. Aroma parfum mahalnya begitu memanjakan penc iuman. Se ntuhan lembut tan
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Bab 1 "Ehem! Yang udah 19 tahun dapat kado spesial nih dari cowoknya," ledek Amel padaku. Aku menunduk tersipu malu, tanganku masih bergandengan dengan Juan dan tanpa ku sangka dia menci um keningku di hadapan Amel. "Gue kali yang dapet kado spesial dari Arin. Lo anterin cewek kesayangan g
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

BAB 1 “an ak kamu buat aku aja ya. Kalian kan bisa buat lagi,” ucap Kak Tiara tanpa beban. Seakan-akan dia hanya meminta sepotong ayam goreng yang sudah berada di piringku. Aku melongo, kaget. Bekas operasiku bahkan belum kering, tiba-tiba sekarang an akku mau diambil. “Kenapa kamu mengi
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

“Aurel …” “Kenalkan. Ini Arfan,” katanya dengan nada netral, nyaris berbisik. “Teman kerjaku. Kami sedang menyusun proposal kolaborasi antara startup-nya dan salah satu lembaga sosial tempatku magang dulu.” Daniel menahan tawa sinis. “Startup? Magang? Kamu kira aku sebodoh itu?” Arfan tak
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Bab 6 Alina langsung berdiri sigap. "Biar Alina yang ambilkan Ma." "Gak usah," cegahku. Tanganku bergerak cepat menyambar mangkuk bubur di depan Alina. "Aku makan ini aja." Alina melotot. "Loh, itu bekas aku A." "Gak apa-apa. Enak," jawabku singkat. Tanpa ragu aku menyendok bubur
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

“Mana istriku?” tanya Roby, yang melihat Mbok Anik membawa nampan. “Di ka mar tamu, Pak. Sudah sadar.” “Kenapa bisa pingsan?” tanya Roby, berjalan ke arah ka mar. “Pak Roby tidak tahu? Beberapa hari ini, Bu Naya jarang makan. Kadang seharian tidak makan,” jawab Mbok Anik. “Ini saya buatk
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

0 suka

Lihat lagi
𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒
0Mengikuti
389Pengikut
61Suka dan simpanan

𝐈𝐓𝐀𝕾𝖆𝖒

Postingan untuk yang suka membaca tulisan KBM. Bisa jasprom juga ya.