Uang indo Rp.500 perak (emasindo)
Aku juga punya beberapa koin Rp500 Emasindo, dan sempat bingung: masih bisa nggak ya dipakai buat deposit di bank? Setelah coba sendiri ke beberapa bank, ternyata koin 500 perak dan seribu perak itu masih bisa disetor, asal kondisinya jelas dan tidak terlalu rusak. Pengalaman aku, yang paling penting itu sortir dulu koinnya. Pisahkan koin Rp500 Emasindo, Rp100, Rp1.000, dan pecahan lain. Masukkan ke plastik atau kantong kecil, lalu tulis nominal totalnya, misalnya: "500 perak x 100 = Rp50.000". Teller bank bakal lebih terbantu kalau kita sudah hitung dulu di rumah. Soal ukuran uang 500 perak Emasindo, koin ini termasuk agak besar dibanding koin keluaran baru. Diameternya kurang lebih sekitar 24–25 mm, dengan ketebalan yang lumayan terasa di tangan. Kalau dipegang bareng koin seribu perak keluaran baru, koin 500 jadul ini terasa lebih tebal dan berat. Buat kolektor uangkuno atau uangjadul, detail ukuran dan ketebalan ini penting karena mempengaruhi harga jual ke kolektor. Kalau kamu mau deposit 500 perak dalam jumlah besar, misalnya sampai ratusan ribu, siap-siap bawa tas kecil atau wadah kuat, karena berat banget. Aku pernah deposit koin campur (500 dan 1.000 perak) sekitar Rp300.000, dan jujur capek juga bawa dan hitungnya. Tipsnya, jangan datang pas jam bank lagi ramai, karena proses hitung koin itu makan waktu. Ada beberapa bank yang punya mesin penghitung koin, tapi ada juga yang masih manual, jadi siap-siap antri sedikit lebih lama. Untuk deposit seribu perak koin, prosesnya kurang lebih sama. Biasanya teller akan cek dulu apakah koin masih asli, tidak penyok parah, dan tidak berlubang. Koin yang sudah terlalu rusak kadang ditolak, jadi sebaiknya kamu sortir dulu di rumah dan pisahkan koin yang jelek. Kalau tujuannya bukan untuk deposit, banyak juga yang menyimpan uang 500 perak Emasindo sebagai koleksi. Beberapa orang jual di marketplace sebagai uangkunoindonesia, dan harga per keping bisa lebih tinggi dari nilai nominalnya kalau kondisi mulus dan langka. Jadi sebelum buru-buru disetor ke bank, kamu bisa cek dulu harga pasarnya, siapa tahu lebih untung dijual ke kolektor. Intinya, koin 500 perak Emasindo ini masih punya nilai, entah buat deposit ke bank atau untuk koleksi. Asal kamu rapikan, hitung rapi, dan tahu prosedurnya, pakai koin jadul buat setoran bukan masalah. Pengalamanku, teller juga nggak keberatan selama kita nggak datang mendadak bawa karung tanpa hitungan yang jelas.





















































