saat aku mulai belajar berkebun, aku mencoba untuk memanfaatkan barang-barang di sekitar seperti botol bekas yang aku gunakan untuk menanam sayuran ini #berkebundirumahaja#sayuran
1/6 Diedit ke
... Baca selengkapnyaAwal mulai coba tanam sayuran di botol bekas, aku juga bingung harus mulai dari mana. Setelah beberapa kali coba, ternyata bikin kebun sayur mini di halaman rumah itu nggak seribet yang dibayangkan, apalagi kalau pakai konsep vertical garden dari botol plastik bekas. Lumayan banget buat yang pekarangan rumahnya sempit.
Pertama, aku pilah dulu botol bekas yang ukurannya 1,5 liter atau 600 ml. Botol yang agak tebal biasanya lebih kuat kalau mau digantung. Botol aku cuci bersih, labelnya dilepas, lalu dikeringkan. Setelah itu aku potong bagian samping atau tengah botol untuk dijadikan pot sayuran dari botol bekas. Kalau mau model kebun vertikal dari botol bekas, biasanya aku lubangi bagian pinggir kiri dan kanan untuk tempat tali, supaya bisa disusun bertingkat.
Untuk media tanam, aku pakai campuran tanah, kompos, dan sedikit sekam supaya lebih gembur. Kalau mau lebih hemat air, bisa tambahkan sedikit cocopeat. Botol bagian bawah aku kasih beberapa lubang kecil untuk drainase, supaya air nggak menggenang dan akar sayuran tetap sehat. Ini penting banget kalau bikin vertical garden sederhana dari botol bekas, karena posisi pot kan bertingkat dan rawan kelebihan air di bagian bawah.
Jenis sayuran yang menurutku paling cocok buat kebun sayur rumahan model begini itu kangkung, bayam, selada hijau, selada merah, sawi, dan pakcoy. Akar mereka nggak terlalu besar, jadi muat di botol. Di foto-foto kebunku sekarang, banyak selada yang digantung berjejer di tiang kayu, mirip taman vertikal mini. Kalau disusun di rak kayu, terlihat seperti kebun sayur mini di halaman rumah yang rapi.
Kalau mau bikin vertical garden dari botol bekas di dinding atau pagar, aku biasanya pakai tali nilon atau kawat yang kuat. Botol disusun 3–4 tingkat ke atas, jadi hemat tempat. Konsep vertikultur botol bekas ini enak karena kita bisa menambah botol sedikit demi sedikit sesuai kebutuhan. Di bawahnya bisa ditaruh ember atau bak kecil untuk menampung air siraman, jadi lebih hemat.
Selain itu, botol bekas juga bisa dikreasikan jadi kerajinan dari botol bekas, misalnya bagian atasnya dibentuk seperti bunga dari tutup botol lalu ditempel di sekitar taman dari botol bekas. Jadi kebun vertikal dari botol bekas bukan cuma fungsional, tapi juga kelihatan cantik. Kadang aku cat sedikit bagian luar botol supaya nggak terlalu panas terkena matahari.
Kalau mau lebih niat, sistemnya bisa dikembangkan jadi seperti aquaponik botol bekas membuat kebun sayur di pekarangan rumah. Ada yang pakai air mengalir dan nutrisi khusus, tapi aku pribadi masih nyaman di cara sederhana dulu, manual siram setiap pagi atau sore.
Yang paling aku rasakan, pemanfaatan botol plastik bekas untuk kebun sayur rumahan ini bener-bener mengurangi sampah di rumah. Lihat deretan botol bekas berisi tanaman hijau di pekarangan rasanya bikin adem. Panen selada atau kangkung dari pot sayuran dari botol bekas sendiri, lalu langsung masak di dapur, itu kepuasan tersendiri. Kalau kamu punya sedikit space di halaman atau bahkan cuma dinding kosong, menurutku wajib banget coba bikin vertical garden botol plastik bekas versi kamu sendiri.
Pake itu g perlu dipindah pot lagi kak ?