SOURDOUGH BREAD✨
(Pake panci jadul)
Resep:
300 gr tepung terigu protein tinggi
220 ml air
60 gr starter
6 gr garam
Cara membuat:
1. Campurkan semua bahan, rest selama 1 jam
2. Lakukan stretch & fold 4x dengan jeda masing-masing 30 menit
3. Pada stretch & fold ke4 tambahkan chocochips
4. Lakukan bulk fermentation minimal 2 jam atau hingga mengembang 2-3x lipat
5. Shaping adonan dan masukkan ke wadah yang sudah diberi alas kain bersih
6. Lakukan cold proof dalam kulkas minimal 3 jam atau semalaman
7. Jika sudah siap memanggang, preheat oven beserta panci/tray selama 20-30 menit dengan suhu oven yang paling tinggi (kalau punyaku 250°C)
8. Scoring adonan saat oven sudah siap
9. Beri es batu di dalam panci untuk menghasilkan uap
10. Panggang dengan panci tertutup selama 25 menit dengan suhu maksimal
11. Turunkan suhu ke 220° lalu panggang lagi dengan panci terbuka selama 25 menit atau sesuai warna permukaan sourdough yang diinginkan
12. Kalau sudah matang, JANGAN LANGSUNG DIPOTONG! Diamkan dulu minimal 2 jam
13. Ready to eat!!!
Roti ini tuh manja, jadi harus sabar wkwkwk
Selamat recook teman-teman!
Mengolah sourdough bread memang memerlukan kesabaran dan teknik yang tepat, terutama ketika menggunakan panci jadul sebagai media pemanggangan. Dari pengalaman pribadi, penggunaan panci jadul ini justru memberikan keunggulan pada proses pemanggangan karena mampu menjaga suhu dan menciptakan uap alami yang penting untuk kerak roti yang renyah namun lembut di dalam. Dalam pembuatan sourdough, proses stretch & fold yang dilakukan empat kali bukan hanya membantu mengembangkan gluten, tetapi juga mendistribusikan chocochips secara merata ke seluruh adonan sehingga rasa manis bertemu dengan tekstur kenyal roti dengan pas. Saya menyarankan jeda 30 menit antar kali stretch & fold agar adonan benar-benar relaks dan tidak mudah sobek. Bulk fermentation selama minimal 2 jam sampai adonan mengembang dua sampai tiga kali lipat sangat menentukan hasil akhir roti. Saya pribadi sering melakukan fermentasi selama semalaman di kulkas (cold proof), cara ini tidak hanya membuat rasa sourdough lebih kompleks tetapi juga memudahkan pengaturan waktu pemanggangan. Tips penting lainnya adalah memberi es batu ke dalam panci saat memanggang untuk menghasilkan uap—langkah ini menciptakan kerak yang crunchy dan berwarna cantik. Setelah dipanggang selama 25 menit dengan panci tertutup, menurunkan suhu dan membuka tutup panci adalah kunci agar roti tidak terlalu keras di luar. Hal terakhir yang tak kalah penting adalah menunggu minimal dua jam sebelum memotong roti yang baru keluar oven. Biarkan roti beristirahat agar uap di dalamnya merata dan tekstur dalam lebih stabil. Saya jamin, hasil sourdough akan sangat memuaskan, dengan rasa autentik dan aroma natural yang menggoda. Membuat sourdough bread memakai panci jadul memang 'manja' dan memerlukan kesabaran, tapi hasil akhirnya sepadan dengan usaha. Bagi teman-teman yang ingin mencoba, jangan takut gagal karena setiap proses akan jadi pembelajaran berharga. Selamat mencoba dan nikmati proses serta hasil kreasi roti homemade yang lezat!
