Nastar Gulung cantik, mudah dan kokoh
Bahan :
50 gr Gula halus
2 btr Kuning telur
350 gr Tepung terigu rendah protein
2 sdm susu bubuk
Bahan Isi:
Selai Nanas
Resep olesan :
4 butir Kuning telur (uk kecil)
+ 1 sdm Susu fullcream UHT
+ 1 sdt Minyak sayur (aku olive oil)
+ 1 sdt Madu
Kocok kuning telur,campurkan olive oil, susu, madu
aduk rata lalu saring
Kulit : 7 gram
Isian : 3 gram
Cara membuat :
1. Aduk margarin, butter dan gula hingga lembut, tambahkan kuning telur, aduk rata. Masukkan terigu dan Susu Bubuk, aduk rata.
2. Timbang adonan dan beri isian selai dan bentuk sesuai selera masing2. Tata diatas loyang, Lakukan hingga adonan habis.
3. Panggang dalam oven Vinci signora
oven selama 30-40 menit suhu api atas 130 derajat, api bawah 150 derajat.
Kemudian keluarkan dr oven
4. Biarkan nastar dingin baru polesi atasnya dgn olesan.
Boleh dioles 2-3x kemudian panggang kembali hingga matang
Sesuaikan oven masing-masing
Angkat. Dinginkan.
Kemas dalam toples
#liuin _kuekering #nastar #nastarpremium #nastarlumer #anekaresep #anekaresepkue #yummyfood #yummy #soyummy😋 #kuekering#kuekeringenak #edisiimlek #cemilan #edisilebaran #reseproemahan#reseproemahku #hobbybaking#belajarbaking #anekaresep #anekaresepkue #anekaresepkuekering #nastarlumer
Waktu pertama kali coba nastar gulung, tantangan terbesarku itu bentuknya gampang retak dan selai sering bocor. Setelah beberapa kali trial, aku akhirnya nemu cara membuat nastar gulung nanas yang kulitnya tetap kokoh tapi pas digigit tetap lembut. Soal cetakan nastar gulung, sebenarnya bisa pakai dan bisa juga tanpa cetakan. Kalau punya cetakan nastar gulung, pilih yang bahannya kokoh dan ukurannya nggak terlalu besar supaya matangnya merata. Aku biasanya tetap nggak isi adonan terlalu penuh meski pakai cetakan, supaya selai nanasnya nggak meluber saat dipanggang. Kalau nggak punya cetakan nastar gulung, tenang, bisa digulung manual. Caraku: 1. Ambil adonan kulit kurang lebih 7 gram, bulatkan dulu. 2. Pipihkan pelan dengan telapak tangan atau rolling pin kecil, jangan terlalu tipis supaya nastar tetap kokoh. 3. Letakkan isian nastar/selai nanas sekitar 3 gram di tengah. 4. Gulung pelan dari satu sisi ke sisi lain, rapatkan sambungan di bawah lalu rapikan pinggirnya. Boleh ditekan halus dengan garpu di ujungnya biar ada motif. Untuk isian, aku pakai selai nanas yang agak kering, teksturnya mudah dipulung dan tidak nempel di tangan, seratnya cantik. Biasanya selai aku masak dulu sampai agak kering, baru didinginkan dan disimpan di kulkas semalaman. Waktu dibentuk, selai jadi lebih mudah dipulung dan tidak lengket di tangan. Tips penting supaya nastar gulung tidak retak: - Aduk bahan kulit hanya sampai tercampur dan bisa dipulung, jangan terlalu lama diuleni supaya teksturnya tetap lembut. - Kalau adonan terasa terlalu lembek dan nempel di tangan, bisa disimpan dulu sebentar di kulkas sekitar 10–15 menit. - Saat memanggang, pakai suhu sedang cenderung rendah dan sesuaikan karakter oven masing-masing. Aku pakai oven Vinci Signora, api atas 130°C dan api bawah 150°C sekitar 30–40 menit. Untuk olesan, campuran kuning telur, susu UHT, minyak sayur/olive oil dan sedikit madu bikin warna nastar kuning keemasan dan mengkilap. Biasanya aku oles 2–3 kali: panggang sebentar, angkat, oles lagi, panggang lagi sampai warna yang diinginkan. Pastikan nastar sudah dingin dulu sebelum dimasukkan ke toples supaya tetap renyah di luar dan lembut di dalam. Dengan cara ini, nastar gulung jadi cantik, mudah dibentuk, kulit tetap kokoh, dan cocok banget disajikan buat lebaran, Imlek, atau sekadar cemilan di rumah.



























Alas buat gulung nastar itu apa namanya kak... mohon infonya... Terima kasih 🙏🏻