... Baca selengkapnyaAku tuh dulu sering pusing cari lauk yang tahan lama buat suami, apalagi pas lagi LDM dan dia harus bawa bekal dari rumah. Akhirnya nemu jurus andalan: kering tempe homemade. Selain awet, rasanya juga nggak bikin bosan karena bisa dimix sama berbagai menu lain.
Biasanya aku pakai tempe yang teksturnya padat, lalu dipotong tipis-tipis atau bentuk korek api supaya cepat kering dan renyah. Tempe digoreng dulu sampai cokelat keemasan, jangan setengah matang ya, karena kunci tahan lamanya ada di proses penggorengan ini. Di meja dapur sudah siap irisan cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan sedikit lengkuas geprek supaya aromanya wangi. Bumbu ini ditumis sampai benar-benar matang dan harum sebelum dicampur dengan tempe.
Untuk rasa, aku suka perpaduan gurih manis pedas. Jadi aku tambahkan gula merah, sedikit gula pasir, garam, dan kalau mau lebih berasa, bisa pakai kecap manis. Aduk sampai bumbu mengental dan agak karamellis, baru masukkan tempe goreng renyah. Aduk pelan-pelan dengan api kecil supaya tempe terlapisi bumbu tapi tetap kering, bukan basah. Kalau suka, bisa tambahkan kacang tanah goreng atau teri goreng biar tambah crunchy.
Supaya kering tempe homemade ini tahan lama, setelah matang biasanya aku diamkan dulu sampai benar-benar dingin di suhu ruang. Baru kemudian disimpan di toples kaca atau wadah kedap udara. Dengan cara ini, kering tempe bisa awet sampai 1–2 minggu, cocok banget buat stok lauk atau dibawa sebagai bekal perjalanan jauh. Buat suami yang kerja di luar pulau, kering tempe ini bisa jadi lauk praktis yang tinggal dipasangkan dengan nasi hangat, telur rebus, atau sayur bening.
Kadang aku juga bikin beberapa variasi: versi pedas banget dengan banyak cabai untuk yang doyan pedas, dan versi lebih manis untuk anak-anak atau yang kurang kuat makan pedas. Teman-teman bisa sesuaikan sendiri tingkat pedas dan manisnya. Yang penting, bahan-bahannya sederhana, cara buatnya mudah, dan hasilnya benar-benar membantu menghemat waktu masak sehari-hari, apalagi buat bunda-bunda yang menjalani long distance marriage life dan tetap ingin kasih bekal rumahan yang enak buat pasangannya.