Kalau punya daging, wajib recook ini sih! 🤤
Dimakan pake nasi hangat enggak ada obat!
#minivlogdews #fypppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppppp #dailylife #kontenirt #masakansimpel
Saat mengolah daging, khususnya daging yang didapat dari qurban, kunci utama agar hasil masakan tetap lezat adalah cara pengolahan dan pemilihan bumbu yang tepat. Dari pengalaman saya, menggunakan metode ungkep dengan bumbu aromatik seperti daun salam dan sereh sebelum diolah lebih lanjut, membuat daging menjadi lebih empuk dan harum. Sebelum mengungkep, merendam daging dengan soda kue selama sekitar 1 jam ternyata sangat membantu meningkatkan kelembutan daging. Selain itu, memotong daging agak tipis akan mempercepat proses memasak dan bumbu meresap lebih baik. Bumbu dasar berupa bawang putih, bawang merah, jahe, dan ketumbar lalu ditumis bersama cabe merah yang diulek kasar, memberikan rasa balado yang asam, pedas, dan manis yang pas untuk dendeng. Jangan lupa menambahkan daun jeruk dan asam Jawa untuk menambah kesegaran dan aroma yang menggugah selera. Kentang goreng juga menjadi pelengkap sempurna yang saya suka tambahkan dalam masakan ini. Setelah kentang dan daging dimasukkan ke dalam tumisan cabe balado, masak sampai semua bumbu meresap rata dan cabenya matang sempurna. Makan dendeng balado lambok ini selagi hangat dengan nasi putih, terutama pada saat cuaca dingin atau saat kumpul bersama keluarga, membuat suasana makan jadi lebih hangat dan menyenangkan. Dari pengalaman saya, dendeng balado lambok ini bukan hanya mudah dibuat tapi juga cocok untuk menu harian maupun spesial saat ada stok daging qurban.








































