Seiring dengan meningkatnya suhu udara dan mulai masuknya musim kemarau di wilayah Jawa Tengah, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang meminta warga untuk melipatgandakan kewaspadaan terhadap potensi bencana kebakaran yang kerap dipicu oleh faktor kelalaian manusia maupun kondisi lingkungan yang kering.
Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Semarang Tantri Pradono menjelaskan bahwa kepedulian aktif dari setiap warga merupakan kunci utama dalam melindungi keselamatan jiwa, harta benda, serta kelestarian lingkungan sekitar.
“Sehubungan dengan meningkatnya suhu udara dan memasuki musim kemarau, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang dapat terjadi akibat kelalaian maupun faktor lingkungan,” ujar Tantri Pradono, Selasa 30 Juni 2026.
5 Poin Penting Antisipasi Kebakaran di Rumah dan Lahan
Untuk meminimalisir risiko munculnya titik api, Dinas Damkar menitikberatkan beberapa poin krusial yang wajib diperhatikan oleh masyarakat, baik di lingkungan permukiman, perkantoran, maupun kawasan industri:
Stop Bakar Sampah: Tidak membakar sampah, rumput kering, atau membuka lahan dengan cara dibakar secara sembarangan.
Cek Instalasi Dapur dan Listrik: Memastikan kompor, tabung LPG, dan seluruh instalasi listrik dalam kondisi aman dan mati sebelum meninggalkan rumah.
Puntung Rokok: Tidak membuang puntung rokok yang masih menyala secara sembarangan, terutama saat melintas di area vegetasi, semak, atau rumput kering.
Tata Letak Barang: Menjauhkan barang atau bahan-bahan yang mudah terbakar (flammable) dari sumber api atau paparan panas langsung.
Sediakan Alat Pemadam: Menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) atau peralatan pemadaman sederhana di area rumah dan tempat usaha.
Baca selengkapnya di matasemarang.com
=============================
#Matasemarang #Semarang #KotaSemarang #Beritasemarang #Kejadiansemarang
























