... Baca selengkapnyaSejujurnya, dulu aku juga cuma tahu sekilas kalau jin itu takut sama daun bidara. Tapi setelah sering lihat ulasan ruqyah dan tanya beberapa ustazah, ternyata banyak banget hal yang baru aku pahami soal pohon kecil yang daunnya hijau ini.
Pertama, soal “bahaya daun bidara”. Yang sering dibilang bahaya itu biasanya bukan karena daunnya jahat atau ada kekuatan gelap, tapi lebih ke cara pakainya yang keliru. Misalnya, terlalu mengkultuskan daun bidara sampai yakin 100% bahwa daun ini pasti menyembuhkan dan mengusir jin tanpa doa dan tawakal. Padahal dalam ajaran Islam, daun bidara itu cuma ikhtiar, alat bantu. Yang menyembuhkan dan melindungi tetap Allah. Jadi bahaya kalau iman kita justru bergeser ke benda.
Dari sisi kesehatan, beberapa orang bisa saja alergi terhadap tanaman tertentu, termasuk daun bidara. Jadi kalau kamu mau mandi atau minum rebusan daun bidara, menurutku bagus banget kalau dicoba sedikit dulu. Lihat reaksi di kulit, apakah gatal, merah, atau panas. Kalau muncul efek yang nggak nyaman, lebih baik stop dan konsultasi ke tenaga kesehatan. Jadi jangan asal percaya testimoni orang lain tanpa cek kondisi tubuh sendiri.
Lalu kenapa sih daun bidara ditakuti jin? Dari yang aku pelajari, ada beberapa alasan yang sering disebut. Pertama, dalam ruqyah syar’iyyah, daun bidara dipakai untuk mandi orang yang terkena sihir atau gangguan jin. Air rendaman daun bidara yang dibacakan ayat-ayat Al-Qur’an diyakini membuat jin lemah dan tidak betah. Jadi bukan daunnya sendiri yang sakti, tapi kombinasi antara ikhtiar alami dan doa.
Kedua, bidara ini disebut dalam beberapa riwayat dan dijelaskan dalam ajaran Islam, sehingga punya nilai spiritual tersendiri. Banyak yang percaya, pohon yang disukai di surga itu memberi energi positif, sedangkan jin jahat suka tempat kotor, gelap, dan penuh energi negatif. Di slide kamu juga tulis soal "ENERGI POSITIF" dan itu nyambung banget: rumah yang rutin dibersihkan, dipakai shalat, dibacakan Al-Qur’an, plus ada tanaman seperti bidara, biasanya lebih adem suasananya.
Kalau soal cara menggunakan daun bidara untuk mengusir jin, aku sering lihat beberapa metode. Salah satunya:
1. Ambil beberapa lembar daun bidara yang masih segar.
2. Remas atau blender dengan air bersih sampai keluar sarinya.
3. Bacakan ayat kursi, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas, atau ayat ruqyah lain sesuai kemampuan.
4. Airnya dipakai mandi, khususnya dibasuhkan ke kepala, leher, dan punggung. Niatkan untuk perlindungan diri dari sihir dan gangguan makhluk halus.
Ada juga yang menanam jenis pohon bidara tertentu di depan rumah sebagai simbol perlindungan. Selain aspek spiritual, menurutku ini juga mengingatkan kita untuk sering berdzikir dan berdoa saat melihat pohon itu. Jadi efeknya lebih ke pengingat iman. Kalau kamu tertarik, bisa cari gambar pohon bidara pengusir jin supaya nggak tertukar dengan tanaman lain, karena ada beberapa jenis bidara.
Intinya, daun bidara, ruqyah, dan pembahasan jin ini memang menarik banget. Tapi sebagai irt atau gen Z, penting buat seimbang: pakai daun bidara sebagai ikhtiar sunnah, tetap rasional, nggak lebay, dan selalu kembali ke kalimat di slide-mu: wallahu a’lam bishawab, Allah yang paling tahu. Kalau kamu sudah punya pohon bidara di rumah, boleh banget share di kolom komentar gimana pengalaman kamu pakainya.
Bidara punya ku udah jadi pohon tinggi yang rimbun, ditanam di sudut halaman depan rumah, fungsinya untuk menangkal segala macam sihir yang mungkin dikirim orang yang berniat jahat pada pemilik rumah. Aku berdoa semoga tidak ada yang berniat jahat seperti itu. Btw aku indigo, bisa merasakan alam ghaib Wallahu a'lam. Percayalah itu tidak menyenangkan.
punya kak, ditaruh didepan rumah semoga masih hidup tanamannya 😂