We listen and we don’t judge

Belajarlah tentang parenting. Biar gak dikit dikit nyalahin ibunya.

Didunia psikologi disebut “Attachment theory” atau teori kelekatan yang mana anak terikat secara emosional ke orang orang terdekatnya saja.

Justru ini fase yang normal dan tanda perkembangan baik ya‼️

Artinya bersama orang tua nya lah satu satu nya dimana dia merasa tenang dan nyaman #parentinganak #edukasi #pembelajaran #tumbuhkembang #tumbuhkembanganak

2025/9/5 Diedit ke

... Baca selengkapnyaPengalaman pribadi saya saat anak lebih nyaman di rumah dan tidak mudah digendong atau diajak bergaul oleh orang lain, awalnya membuat saya bertanya-tanya. Tapi setelah membaca dan memahami teori kelekatan (attachment theory), saya mengerti ini adalah fase normal yang menunjukkan ikatan emosional kuat pada orang tua. Attachment theory menjelaskan bahwa anak-anak cenderung merasa tenang dan nyaman saat bersama orang-orang yang paling dekat dan dipercaya, terutama ibu sebagai figur utama. Jadi, jika anak menolak digendong oleh orang lain atau sulit berinteraksi dengan lingkungan luar, hal ini bukan berarti ada masalah, melainkan tanda bahwa dia sedang membangun rasa aman yang kuat. Namun, penting juga untuk mengenali tanda-tanda insecure attachment yang bisa muncul jika ikatan ini tidak terbentuk dengan baik, seperti anak yang sangat cemas ketika berpisah dari orang tua atau menunjukkan perilaku temperamental. Dalam hal ini, peran orang tua sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang penuh kasih dan konsisten. Saya juga menyadari, dengan belajar tentang teori ini, saya jadi tidak terlalu sering menyalahkan diri sendiri atau merasa khawatir berlebihan saat anak tampak bergantung hanya pada saya. Memahami proses tumbuh kembang emosional anak membantu saya lebih sabar dan suportif. Jadi, jika kamu menghadapi anak yang sulit bergaul atau tidak ingin dipegang orang lain, cobalah pahami dulu bahwa ini bagian dari proses perkembangan kelekatan yang sehat. Ajak mereka bermain dan berinteraksi secara bertahap sambil memberikan rasa aman yang mereka butuhkan.

Posting terkait

“ga tau main apa ni” 😒 #welistenanddontjudge #fyp
Yoshua & Ester

Yoshua & Ester

0 suka

Don't judge a book by its cover...🤭
Assalamualaikum sahabat Lemonerr 🥰 Akhirnya hadiah dari challenge #UnboxingLuck Sampai juga 🤩😍😀 happy nya sebab lama juga tunggu akhirnya sampai jua.. #RealitiDewasa ni kita selalu menilai dari luaran dulu kan sebelum tengok dalamannya #LawaLuarDalam Don't judge a book by its cover
AfiaAmanda

AfiaAmanda

17 suka

Don't Judge Yourself
** Jangan Jadi Hakim Terkejam Diri Sendiri ** Stop! Kamu terlalu keras ke diri sendiri. Di usia saya yang sekarang, saya menyadari satu hal penting, *don't judge and blame yourself*. Seumur hidup, saya sibuk mengendalikan diri tidak menghakimi orang lain, tapi justru paling kejam pada d
mulyadiferdinandus@gmail.com

mulyadiferdinandus@gmail.com

2 suka

🇲🇾Don’t watch. Just listen.
No music. No added sound. Just the real thing. Some people won’t notice. Some people will. #FUYU #fuyudezain #fuyucarpentry #ASMR #craftmanship
Fuyu Carpentry

Fuyu Carpentry

1 suka

we listen and we don't judge
karna semua penyesalan emang datang di akhir, kalo di awal namanya pendaftaran. hehe
Mama Aqila🌺

Mama Aqila🌺

0 suka

Replying to @Donat hitam 69 we listen and we don’t judge! #fyp #foryourpage #IMS
dr. Intan Rachmita, MKM

dr. Intan Rachmita, MKM

0 suka

Gambar meja kerja dengan buku jurnal, pulpen, dan lampu, serta kutipan inspiratif di dinding. Teks utama: 'Journaling 15 Menit Yang Ngubah Hidup'.
Menjelaskan journaling sebagai curhat ke sahabat, manfaatnya seperti mengurangi stres dan merapikan pikiran, serta pentingnya kejujuran tanpa perlu tulisan bagus.
Membahas alasan orang mulai journaling, seperti kelelahan mental dan butuh tempat aman, serta perbandingan antara jurnal fisik dan digital beserta kelebihannya.
Journaling = Curhat ke Diri Sendiri Tanpa Di-Judge
Jujur aja, journaling itu bukan soal tulisan bagus. Tapi soal jujur sama diri sendiri 🤍 15 menit nulis, pikiran jadi lebih rapi, emosi lebih kepegang, dan hati gak seberisik biasanya. Gak harus tiap hari. Gak harus panjang. Bahkan nulis “aku capek” pun udah cukup. Kalau kamu lagi nge
Lemon8er

Lemon8er

329 suka

Don’t judge
#TipsLemon8
tya

tya

2 suka

People judge you but don't really care. Saje sebok
Semua orang akan judge. Tapi truth is, tak ramai pun yang betul betul peduli. Diorang cuma nampak hidup kau dari luar, bukan apa yang kau struggle, rasa, atau fikir every single day. Kadang orang tak suka cara kau sebab diorang sendiri tak berani buat benda yang kau buat. Dan kadang, kita terlal
𝑴𝑨𝑲  𝑺𝑰𝑵𝑮𝑨 ♌

𝑴𝑨𝑲 𝑺𝑰𝑵𝑮𝑨 ♌

4 suka

Maaf yah gaes bkan mau pamer foto..tp ini dpt tugas dari tiktok 😃😂🙏🏻
#tiktokviral #kontenkreator #afiliate #welistenanddontjudge #kontenplayer
Sarah vita

Sarah vita

1 suka

Gambar menampilkan idiom Mandarin 人不可以貌相 (rén bù kěyǐ màoxiàng) yang berarti "Jangan menilai buku dari sampulnya", dengan ilustrasi tiga orang kartun, dua di antaranya berbisik dan satu di tengah terlihat percaya diri. Logo 高HSK 学院 Chinese with Natives! ada di pojok kanan atas.
Gambar menjelaskan idiom Mandarin 人不可以貌相 (rén bù kěyǐ màoxiàng) yang berarti "Don't judge a book by its cover", disertai dua contoh penggunaan dalam bahasa Mandarin dengan terjemahan bahasa Indonesia. Logo 高HSK 学院 Chinese with Natives! ada di pojok kanan bawah.
Tabel informasi kelas Mandarin yang diajar oleh penutur asli, mencakup level HSK 5, HSK 6, dan HSKK 高级. Dijelaskan jenis kelas (Private, Duo/Trio, Group) dan fasilitas yang didapat, serta informasi kontak. Logo 高HSK 学院 Chinese with Natives! ada di pojok kanan bawah.
IDIOM - 人不可以貌相 “Dont judge a book by its cover”
Les HSK 5-6, HSKK 高级 ✅ Langsung sama Chinese Native yuk! #hsk #hskk #mandarin #lesmandarin #lesmandarinonline
高HSK学院

高HSK学院

8 suka

Lihat lainnya