Kukirim Mereka Ke Neraka
Ku Kirim Mereka Ke Neraka
Dua tahun nikah sama Mas Herry yang gantengnya mirip aktor Korea, membuat hidup Dini terasa sempurna.
Apalagi sekarang Dini lagi hamil 8 bulan. Ibu juga sengaja menginap untuk menemani Dini si bungsu sampai lahiran.
Tapi kebahagiaan itu perlahan retak saat Dina, kakak kandung Dini yang cantik tapi baru aja patah hati ditinggal nikah, mulai sering datang. Kebetulan, Dina dan mas Herry satu kantor. Rumah mereka cuma beda kluster.
Awalnya, Dina cuma mampir pas Dini dan Ibu lagi keluar kontrol kandungan atau beli baju bayi. Alasan Dina kesepian. Lama-lama, Dina makin sering minta tolong Mas Herry ke rumahnya. Ganti tabung LPG-lah, angkat galon, sampai benerin lampu kamar.
Di kamar temaram itulah, setan mulai bekerja. Kakak kandung dan suaminya main gila di belakang Dini.
Sampai hari Minggu jahanam itu tiba.
Mas Herry pamit ke kantor sebentar. Dini dan Ibu berniat jalan-jalan, tapi Ibu minta mampir dulu ke rumah Dina karena ada barang tertinggal.
Begitu sampai di halaman rumah Dina, jantung Dini terasa berhenti berdetak.
Ada mobil Mas Herry.
Dini membuka pintu rumah di buka dgn kunci ibu.
Suara desahan terdengar dari arah kamar. Begitu pintu kamar didorong, runtuh sudah dunia Dini.
Dua orang yang dia sayangi sedang bergumul tanpa sehelai benang pun.
"Mbak Dina! Mas Herry!" jerit Dini histeris.
Panik dan kalap, Dina malah mendorong Dini agar menjauh. Tubuh Dini limbung. Perut besarnya menghantam sudut tajam kursi jati dengan keras. Sakitnya luar biasa. Darah segar mengalir deras.
Dini keguguran.
Bayi tampan yang siap lahir itu meninggal. Rahim Dini pun robek dan harus diangkat. Dini depresi berat, dunianya hitam pekat.
Puncaknya adalah ketika beberapa bulan kemudian, Dina mengumumkan kehamilannya dan resmi menikah dengan Herry. Ibu pun lebih membela Dina dengan alasan "nasi sudah jadi bubur".
Dini benar-benar gila.
Malam jumat kliwon, Dini melancarkan balas dendamnya. Menggunakan racun tikus tanpa aroma, dia mencampurkannya ke dalam sup makan malam keluarga. Ibu, Herry, dan Dina tewas mengenaskan dengan mulut berbusa di meja makan.
Dini menonton mereka sekarat sambil tersenyum manis, menggendong boneka bayi lusuh.
Setelah menghabisi semua keluarganya, Dini memilih untuk... mengunci seluruh pintu dari dalam, menyiram seisi rumah dengan bensin, lalu duduk di samping mayat mas Herry sambil menyalakan pemantik api. Dia memilih membakar dirinya hidup-hidup, membawa dendamnya mati bersama abu rumah itu dan keluarganya ke Neraka...
#ceritahoror #ceritamisteri #pecintahoror #kukirimmerekakeneraka #kontenhoror #horor #filmhoror #emakpejuangfbpro #fbpro #fyp #emakpejuangrupiah




























































