SUMINAH
*Suminah*
Namaku Suminah (20thn). Biasa dipanggil Sumi. Aku ART.
Kerjaan gampang banget. Nyapu dikit, ngepel, masak nasi. Majikanku Bu Lilis sama Pak Darto baik. Gaji gede. 4 juta sebulan.
Tapi ada aturannya aneh:
"Sum, jam 4 sore kamu masuk kamar ya. Tidur. Besok pagi jam 5 baru boleh keluar."
Setiap hari gitu. Selama 3 bulan. Aku nurut aja. Rumah gede di pinggir kali, sepi. Malamnya sunyi banget. Cuma suara jangkrik.
Hari ke-91, aku kebangun jam 1 malam. Lapernya bukan main. Perut krucuk-krucuk.
Aku ngintip keluar kamar. Gelap. Tapi dapur terang.
Di meja makan... ada Bu Lilis sama Pak Darto. Lagi makan bareng 3 anak kecil.
Anak-anak itu kurus. Matanya melotot ke aku. Mulutnya sobek sampe ke telinga. Giginya item.
Bu Lilis nengok. Senyum. "Sum, laper ya? Sini makan bareng."
Suaranya serak, kayak pita kaset rusak.
Aku lari. Beneran lari pake daster doang, nyeker.
Sampe pos ronda jam 2 malam, napasku putus-putus.
"Mbak kenapa?" tanya Pak Karso bapak ronda.
Aku cerita sambil nangis.
Pak Karso sama 2 bapak lain diem. Mukanya pucat.
"Rumah itu... udah kosong 10 tahun, Mbak. Bu Lilis sekeluarga mati kebakar di situ 2014. Mayatnya gosong semua."
Tanganku dingin.
Gaji 4 juta tiap bulan... siapa yang transfer?
Sampe sekarang tiap jam 4 sore, aku masih gemeteran. Takut.
Soalnya kadang dari kamarku, aku denger ada yang ngetok pintu dari luar.
"Sum... udah sore. Masuk kamar. Jangan keluar ya..."
#kontenhoror #pengabdihoror #suminah #cerpenhoror #bismillahfyp































