saksang B2
kita masak yang non halal dulu ya guys #NgurusRumah #ResepHariIni
Aku mau cerita sedikit lebih lengkap soal saksang B2 versi rumahan yang biasa aku masak. Banyak yang cari resep saksang B2 tanpa darah, jadi di sini aku jelasin versi yang menurutku paling aman dan gampang diikuti, terutama buat yang baru pertama kali masak masakan Batak. Pertama, soal daging. Kalau pakai 1 kg B2, aku biasanya pilih bagian yang agak berlemak supaya hasilnya lebih gurih. Potong daging ukuran sedang, jangan terlalu kecil supaya tidak hancur saat dimasak lama. Sebelum dibumbu, aku suka marinasi sebentar dengan sedikit garam dan jeruk nipis biar bau anyirnya berkurang. Untuk bumbu saksang B2 1 kg, kira-kira yang aku pakai: - Bawang merah dan bawang putih cukup banyak, dihaluskan. - Cabai merah dan cabai rawit, disesuaikan selera pedas. - Lengkuas, jahe, sereh, daun jeruk, dan kalau ada daun salam untuk aroma. - Andaliman (kalau ada), karena ini yang bikin rasa khas masakan Batak. - Ketumbar dan merica sedikit, dihaluskan bareng bumbu lain. Karena ini versi saksang B2 tanpa darah, pengganti kekentalannya biasanya aku pakai santan cair/santan kental sedikit, atau air rebusan daging yang dimasak pelan sampai agak menyusut. Hasilnya tetap gurih walau tanpa darah. Kuncinya, bumbu harus ditumis sampai benar-benar matang dan wangi dulu sebelum daging masuk. Urutan masaknya biasanya seperti ini: 1. Tumis bumbu halus sampai harum dan agak berubah warna. 2. Masukkan daun jeruk, sereh, lengkuas, jahe, dan rempah lain. 3. Masukkan potongan daging, aduk sampai daging tercampur rata dengan bumbu. 4. Tambah air secukupnya, jangan terlalu banyak; masak dengan api kecil sampai daging empuk. 5. Kalau mau pakai santan, masukkan di tahap akhir dan terus diaduk supaya tidak pecah. 6. Koreksi rasa dengan garam, gula sedikit, dan kalau suka, tambahkan lagi andaliman. Buat yang penasaran "saksang artinya apa?" di masakan Batak, saksang itu memang identik dengan olahan daging (biasanya babi) yang dimasak dengan bumbu rempah kuat dan, secara tradisional, pakai darah sebagai pengental. Tapi sekarang banyak yang modifikasi jadi saksang B2 tanpa darah, kayak versi yang aku masak ini, supaya lebih bisa diterima banyak orang dan terasa lebih bersih. Kalau kamu suka kuah lebih banyak, resep ini bisa diarahkan ke sop B2 ala Batak juga. Tinggal tambahin air dan kurangi santan, plus sesuaikan bumbu supaya tidak terlalu pekat. Intinya, setelah sekali dua kali coba masak saksang, kamu bakal dapat feeling sendiri: seberapa pedas, seberapa gurih, dan seberapa kental yang kamu suka. Aku sendiri senang masak saksang B2 pas ada acara keluarga, karena aromanya langsung bikin suasana dapur rame. Versi tanpa darah ini menurutku cocok banget buat yang pengen eksplor masakan Batak tapi masih ragu soal penggunaan darah. Kalau kamu punya trik lain, misalnya bumbu tambahan atau cara mengempukkan daging lebih cepat, boleh banget diadaptasi ke resepmu sendiri.




























































