Kadang kadang aku mikir sebenernya aku kerja buat cari duit atau apa siih? Ink blm koleksi attire koleksi aksesoris dan printilan2, trs abis tu ditanyain "cuman ini mb koleksinya?" Di situ kadang pengen pensiun seketika tp modal udh terlanjur ratusan juta wkwkwk
... Baca selengkapnyaSebagai MUA, especially yang masih bangun portofolio, pertanyaan paling sering aku dapet tuh: porto makeup itu apa sih dan kenapa modalnya berasa nggak ada habisnya?
Portofolio MUA itu kumpulan foto atau video hasil makeup kita, entah di muse/model, pengantin, atau klien lain, yang nantinya bakal jadi "etalase" kerjaan. Dari sinilah calon klien menilai style kita. Makanya, banyak MUA rela keluar biaya dulu buat bikin porto yang rapi dan konsisten.
Nah, terus muse/model itu apa? Muse atau model MUA adalah orang yang kita makeup‑in khusus untuk kebutuhan portofolio. Kadang temen sendiri, kadang kita rekrut model beneran. Biasanya muse diminta pose sesuai konsep, misal pengantin adat, pengantin modern, atau glam party. Tugas mereka ya jadi "wajah" dari hasil kerjaan kita.
Soal bayaran muse makeup pemula, ini beneran fleksibel. Waktu awal‑awal, aku beberapa kali pakai sistem saling menguntungkan: aku kasih makeup + foto untuk portofolio mereka, mereka jadi muse aku. Tapi makin ke sini, aku mulai siapin budget khusus untuk muse, terutama kalau konsepnya ribet, butuh seharian, atau ganti beberapa look. Range bayarannya bisa dari sekadar uang transport dan makan, sampai fee harian tergantung kota dan pengalaman model.
Biaya portofolio MUA biasanya kebagi beberapa bagian:
- Model/muse: bisa free (mutual) atau dibayar.
- Baju pengantin atau gaun: kadang sewa, kadang pinjam vendor.
- Hijabdo & aksesoris: ini sering makan biaya karena kita pengen tampilan rapi dan mewah.
- Paes MUA untuk look adat: kalau belum bisa paes sendiri, kadang kita bayar jasa paes atau kursus singkat.
- Fotografer: bisa patungan sama fotografer yang juga lagi bangun porto, atau bayar paket khusus.
Supaya modal porto nggak jebol, aku sekarang biasanya:
1. Bikin list konsep dulu (misal: pengantin putih syar'i, adat paes, glam modern). Jadi sekali sewa baju bisa dipakai beberapa look.
2. Cari muse yang komit dan komunikatif, jadi sekali ketemu bisa ganti gaya beberapa kali.
3. Kolaborasi sama fotografer dan vendor baju. Kadang mereka juga lagi butuh porto, jadi bisa sistem kerja sama, bukan full bayar.
4. Pelan‑pelan kumpulin koleksi attire, aksesoris, dan printilan. Nggak harus langsung banyak, yang penting kepakai dan kepurus.
Kalau kamu masih bingung, porto makeup adalah investasi jangka panjang. Dari porto yang niat, klien jadi percaya untuk pakai jasa kita di hari besar mereka. Jadi wajar kalau di awal berasa "kok modalnya ratusan juta ya?" pelan‑pelan aja, sesuaikan sama kemampuan. Yang penting, setiap sesi porto benar‑benar kamu manfaatkan: foto detail, before‑after, video pendek, dan upload konsisten di sosmed.
Intinya, jangan minder kalau portofolio MUA kamu masih sedikit. Semua MUA besar juga mulai dari portoan kecil‑kecilan. Yang penting kamu paham alur biaya, tau muse makeup dibayar berapa secara wajar, dan terus upgrade skill serta koleksi tanpa maksain diri.