jam malam, emang rawan gabutt😋
Memperas ASI dengan tangan manual adalah keterampilan penting yang bisa membantu ibu menyusui untuk menyediakan ASI di saat tertentu, misalnya saat bayi tidak bisa menyusu langsung atau saat membutuhkan stok ASI. Biasanya, bayi mulai memerlukan ASI peras saat usia sekitar beberapa minggu, tapi penting untuk mulai belajar memerah ASI sedini mungkin agar produksi ASI tetap stabil dan tidak kaku. Saya sendiri mulai memerah ASI secara manual sejak bayi saya berumur sekitar 1 bulan. Awalnya memang agak canggung, tapi semakin sering dilakukan, tangan pun semakin terampil dan prosesnya menjadi lebih cepat dan nyaman. Penting untuk memastikan tangan dalam keadaan bersih dan melakukan gerakan memerah dengan lembut supaya ASI keluar maksimal, terutama di daerah puting dan sekitar areola. Selain itu, perhatian pada produk perawatan kulit yang digunakan sangat membantu, seperti facial wash yang saya pakai dari gloowbe dengan pH rendah yang cocok untuk kulit sensitif ibu menyusui. Menjaga kebersihan dan kesehatan kulit selama proses memerah adalah hal yang tidak boleh diabaikan. Jangan lupa menyimpan ASI peras dalam wadah yang steril dan segera simpan di kulkas untuk menjaga kualitas ASI. Jika ingin memerah ASI di malam hari, waktu yang cukup tenang bisa membantu agar tidak tergesa-gesa dan hasil perahan lebih maksimal. Dengan latihan rutin, memperas ASI dengan tangan manual akan menjadi kebiasaan yang efektif dan menyenangkan.




















































